TOBELO, HR — Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Halmahera Utara, Drs. Erasmus J Papilaya MTP resmi membuka kegiatan aksi proyek perubahan “Kampung Vokasi” mengubah potensi menjadi kompetensi. Peserta Kepemimpinan Nasional Tingkat II angkatan XII Tahun 2024, Puslatbag KMP LAN RI Makassar.
Kegiatan ini berlangsung di lokasi Tempat Pelelangan Ikan, desa Wosia kecamatan Tobelo Tengah kabupaten Halmahera Utara, Senin (19/08/2024).
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi apa yang dilakukan reformer Ir Rudyanto Hoata, S.Pi, MH,IPU, selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Halmahera Utara ini merupakan rangkaian akhir dari implementasi yang dilakukan kepada stakeholder masing-masing.
“Yang mana, ide dan gagasan itu menunjukan telah mendapat dukungan dari semua pihak,” ujar Sekda.
Selain itu, dari program proyek perubahan ini dapat dilakukan pada jangka menengah dan jangka panjang supaya dapat diketahui bahwa semua proyek yang dicetuskan oleh reformer dengan upaya yang sangat luar biasa ini dapat dilakukan dengan baik dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan yang kemudian hari bakal memberikan modal untuk kita melaksanakan kegiatan-kegiatan berikutnya.
Selaku mentor, Sekda sangat mengapresiasi karena baru pertama kali Peserta Kepemimpinan Nasional Tingkat II tahun ini. Sehingga, ini juga sangat penting dalam koordinasi dan dukungan bersama untuk melaksanakan kegiatan yang terkoordinir dan terintegrasi antara satu instansi dengan instansi lainnya.
Sementara itu, Reformer, Ir Rudyanto Hoata, S.Pi, MH,IPU, selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Halmahera Utara mengatakan kawasan pendidikan ketrampilan vokasional yang dimaksudkan untuk mengembangkan sumber daya manusia agar mampu menghasilkan produk/jasa atau karya lain yang bernilai ekonomi tinggi, bersifat unik dan memiliki keunggulan komparatif dengan memanfaatkan potensi lokal.
” Kenapa saya desa Wosia kecamatan Tobelo Tengah sebagai Locus dengan dasar pertimbangan bahwa desa Wosia berada di pesisir pantai, memiliki potensi Sumber Daya Alam Perikanan yang cukup besar namun kompetensi nelayan masih kurang khusus beberapa ketrampilan dalam menunjang produksi.”katanya.
Untuk itu, Jeffry, menggagas kawasan desa atau kampung vokasi untuk diberikan pelatihan-pelatihan mulai dari program jangka pendek sampai jangka panjang sampai pada program industrialisasi perikanan.
Untuk landasan hukum pelaksanaan kampung vokasi adalah sesuai surat Keputusan bupati Halmahera Utara No.188.4/038/2024 tetang penunjukkan desa/kampung vokasi pelaksanaan proyek perubahan pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II angkatan XII tahun 2024.
Terakit action proyek perubahan ini, akan dilaksanakan pelatihan untuk tahapan jangka pendek yaitu mulai tanggal 19 Agustus 2024 sampai dengan 10 September 2024 oleh Balai Pendidikan Vokasi dan Produktivitas Ternate (UPTP Ditjen Bina Lantas Kemenaker RI) yang merupakan salah satu stakeholder utama dalam proyek perubahan ini.
” Pelatihan 20 hari mulai dari tanggal 19 agustus sampai 10 september 2024. Jadi pelatihan merupakan implementasi terakhir terakhir dari milestone laporan proyek perubahan.” katanya.
Dia menambahkan pelatihan diikuti oleh 16 orang peserta calon mekanik mesin tempel dan yang melatih adalah instruktur dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Ternate, ” Mereka membantu merealisasikan proyek perubahan kampung vokasi yang diangkat oleh Kadis Nakertrans Halmahera Utara.”imbuhnya.
” Yang menjadi mentor dari proyek perubahan ini adalah Pak Sekda Halut Drs. E. J. Papilaya,MTP sedangkan coach DR. Johan Taru Mada salah satu Widyaiswara PUSLTATBANG KMP LAN RI Makassar,” jelasnya.
Sedangkan Mukti Anjas Sialo, SE. M.Si, Balai Pendidikan Vokasi dan Produktivitas Ternate, menjelaskan pelatihan kejuruan otomotif sub kejuruan motor tempel (160 JP) yang di prakarsai oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Halmahera Utara, ” Jadi tempat Balai Latihan Kerja (BLK) dibawah Balai Pendidikan Vokasi dan Produktivitas Ternate, ada di BLK Bitung, Bolamangdo, Jailolo Tras Goal, Sofifi, di sekitar IWIP dan NHM, dan satu lagi akan kita bangun di Halmahera Selatan,” katanya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Selain Sekda Halmahera Utara, Erasmus J Papilaya, mewakili Kepala Balai Pendidikan Vokasi dan Produktivitas Ternate UPTP Ditjen Bina Lantas Kemenaker RI, Mukti Anjas Sialo, SE. M.Si, Kepala Balai Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Wilayah II Tobelo, Andi Kabarek, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Halmahera Utara, Viktor Mangembulude, Camat Tobelo Tengah, Riany Tonoro, Kepala Desa Wosia, Deby Tris Natari, S.E Instruktur Pelatihan, Julham serta peserta pelatihan (man).