BNPT – FKPT Malut Gelar Kegiatan Gembira Beragama di Halmahera Utara

  • Whatsapp

TOBELO, HR — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme’ (FKPT) Maluku Utara menggelar kegiatan yang bertajuk “Gembira Beragama” Gerakan Muda Gembira Bernegara dan Beragama, Pelibatan Masyarakat dalam pencegahan Radikalisme dan Terorisme, bertempat di Ruang Rapat Fredy Tjandua Lantai II kantor Bupati Halmahera Utara, Sabtu, (24/08/2024).

Kegiatan ini dibuka, Ir. Valentino Lewakabessy, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Pemda Halmahera Utara, menghadirkan narasumber, Maira Ramadhani S.T.,M.Sc.M.S.I, DR Mahnan Marbawi, M.A dari BNPT – RI, Ali Lating, M.A, Kabid Pemuda dan Pendidikan FKPT Maluku Utara, Ketua Bidang Agama FKPT Maluku Utara, Prof. DR. Jubair Sitomurang, S.Ag, M.Ag selaku moderator.

Adapun sasaran peserta dalam kegiatan tersebut “Gembira Beragama” tersebut adalah kalangan Pemuka lintas Agama dan Organisasi Keagamaan baik Muslim dan non Muslim.

Mewakili BNPT RI, Maira Ramadhani S.T.,M.Sc.M.S.I menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya mengatasi adanya bahaya faham radikalisme.

BNPT tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa berkomunikasi dengan pengurus FKPT tingkat Provinsi.

“Kami bersyukur sudah mulai ada penurunan tingkat terorisme di negara Indonesia saat ini. Kita harus waspada jangan lengah dalam penanggulangan adanya bahaya terorisme.” katanya.

Menurutnya, terjadi penurunan angka terorisme itu bagian dari kerja sama kita semua dan saat ini yang rentan terjadinya aksi terorisme pada kaum muda dan kaum perempuan. “Kita juga harus selalu menanamkan nilai -nilai Pancasila terhadap para generasi muda.” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Ir Valentino Lewakabessy  sekaligus membuka acara mengatakan Pemerintah Daerah kabupaten halmahera Utara sangat mendukung kegiatan yang di laksanakan oleh FKPT Provinsi Maluku Utara.

“Momentum ini  sangatlah tepat di laksanakan karena bertepatan dengan adanya pesta demokrasi demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.” ujarnya.

Valentino menyebutkan kegiatan seperti ini haruslah di dukung oleh semua stakeholder yang ada di daerah ini guna mencegah adanya faham radikalisme di daerah ini.

” Faham Radikalisme merupakan suatu faham yang perlu kita antisipasi dan berantas , dikarenakan Faham Radikalisme bertentangan dengan Pancasila selaku dasar hukum negara Indonesia.” Jelasnya.

Dikatakannya, radikalisme bisa di atasi dengan adanya peningkatan adat budaya serta adanya peningkatan nilai -nilai toleransi antar umat beragama.

“Saat memungkin faham radikalisme bisa muncul di daerah ini, karena daerah ini merupakan daerah kepulauan, sehingga perlu peran penting dari Toga, Tomas, Toda dan Todat yang di daerah ini dapat memberikan himbauan kepada masyarakat agar jangan terpengaruh dan mengikuti aliran tersebut karena dapat merugikan diri sendiri.” ujarnya.

“Pentahapan Pilkada sudah ini sudah berjalan maka dari itu kami selaku Pemerintah Daerah menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat dapat mengikutinya dengan baik dan bersama -sama menjaga keamanan di daerah yang kita cintai ini.” pungkasnya (man).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *