Devid Marthin Resmi Nahkodai DPD KNPI Halut, Ajak Seluruh Elemen Pemuda Bersatu dalam Semangat Spirit of Nusantara

  • Whatsapp

TOBELO, HR — Devid Marthin secara resmi menerima mandat untuk menakhodai Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Halmahera Utara berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Maluku Utara Nomor: KEP 010/DPD KNPI/MALUT/X/2025, tertanggal 23 Oktober 2025

Penetapan ini menandai babak baru gerakan kepemudaan di Halmahera Utara, di mana peran KNPI diharapkan menjadi wadah strategis dalam mengonsolidasikan seluruh potensi generasi muda lintas organisasi, latar belakang, dan wilayah.

Pemuda Halut : Dari Pasir Putih Hingga Apulea, Bersatu dalam Kolaborasi

Dalam pernyataan perdananya, Devid Marthin menyampaikan ajakan terbuka kepada seluruh elemen kepemudaan di Kabupaten Halmahera Utara, mulai dari Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan (OKP), organisasi pemuda lokal, organisasi sayap kepemudaan partai politik, serta ormas-ormas pemuda untuk bersatu, berkolaborasi, dan bergerak bersama dalam semangat “Spirit of Nusantara.”

“Saya mengajak seluruh pemuda dari Pasir Putih hingga Apulea untuk bergandeng tangan, meninggalkan sekat-sekat perbedaan, dan berkolaborasi bersama KNPI Halmahera Utara. Dengan semangat Spirit of Nusantara, mari kita ciptakan ruang kreasi dan inovasi yang produktif bagi pemuda Halut, agar kita semua mampu mewujudkan cita-cita bersama: Pemuda Halut yang berdaya, mandiri, dan menjadi bagian dari pembangunan daerah yang setara dan berkeadilan,” tegas pria yang akrab disapa “DM” ini. Senin (03/11/ 2025).

Mitra Sejajar Pemerintah, Mitra Kritis Pembangunan

Lebih lanjut, Dave menekankan bahwa kepemimpinan KNPI Halmahera Utara akan menempatkan organisasi ini dalam posisi yang konstruktif dan kolaboratif terhadap pemerintah daerah, sekaligus menjaga independensi dan sikap kritis terhadap berbagai kebijakan publik yang bersentuhan dengan kepentingan pemuda dan masyarakat luas.

“KNPI Halmahera Utara akan menjadi mitra sejajar Pemerintah Daerah, mitra kritis yang objektif dalam mengawal kebijakan publik, serta mitra suportif yang memberikan energi positif bagi pembangunan daerah. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pembangunan di Halmahera Utara juga mencerminkan semangat dan aspirasi pemuda,” ujar suami dari Srikandi Politik PSI Priska Tadjibu ini.

DM juga menambahkan bahwa KNPI harus hadir bukan sekadar simbol organisasi, tetapi sebagai ruang tumbuh bagi ide, gagasan, dan inovasi pemuda. Kepemimpinan ke depan akan menitikberatkan pada penciptaan ekosistem kolaboratif lintas sektor, terutama dalam bidang ekonomi kreatif, digitalisasi, lingkungan hidup, pemberdayaan desa, dan kepemimpinan sosial.

Meneguhkan Identitas KNPI Sebagai Rumah Besar Pemuda

Melalui mandat yang telah diberikan, Devid Marthin menegaskan komitmennya untuk mengembalikan marwah KNPI sebagai rumah besar seluruh pemuda, tanpa memandang latar belakang politik, agama, maupun afiliasi organisasi. KNPI Halmahera Utara akan menjadi wadah inklusif dan terbuka yang menghimpun potensi generasi muda untuk berkontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap pemuda Halmahera Utara merasa memiliki tempat di KNPI. Kita tidak sedang membangun dinding pemisah, tetapi jembatan kolaborasi yang mempersatukan semangat dan energi anak muda untuk Halmahera Utara yang lebih baik,” tambah tokoh pemuda yang lagi naik daun di Halmahera Utara ini.

Devid Marthin (DM) juga menyoroti pentingnya membangun komunikasi yang sinergis dengan pemerintah daerah, DPRD, lembaga pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat sipil, agar peran pemuda menjadi bagian integral dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

Visi dan Arah Gerakan: “Halmahera Utara yang Setara”

Di bawah kepemimpinan baru ini, DPD KNPI Halmahera Utara akan mengusung visi besar “Pemuda Berdaya untuk Halmahera Utara yang Setara.”
Visi ini akan diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan strategis, di antaranya:
1. Pemberdayaan dan Pelatihan Kepemimpinan Pemuda di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten;
2. Peningkatan peran pemuda dalam ekonomi kreatif dan kewirausahaan sosial;
3. Gerakan digitalisasi dan literasi informasi untuk memperkuat daya saing pemuda di era modern;
4. Kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memperkuat solidaritas lintas komunitas;
5. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendorong inovasi dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui semangat Spirit of Nusantara, Devid Marthin mengajak seluruh elemen kepemudaan di Halmahera Utara untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut menjadi pelaku dalam proses perubahan sosial dan pembangunan daerah.

“Pemuda Halmahera Utara harus hadir sebagai kekuatan moral dan sosial yang memperkuat nilai kebangsaan, keadilan, dan kemanusiaan. Dengan semangat kolaborasi, kita akan menjadikan Halmahera Utara bukan hanya daerah yang kaya sumber daya alam, tetapi juga kaya akan gagasan dan karya anak muda,” tutup DM (*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *