Dispora Ternate Rakor Keolahragaan, Persiapan Penyusunan DOD dan POPDA 2026

  • Whatsapp

TERNATE, HR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) keolahragaan dengan tema “Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Prestasi Atlet Pelajar dan Desain Olahraga Daerah Menuju Ternate Kota Atlet” tahun 2025, di Hotel Surya Pagi, Kamis (20/11/2025).

Rakor tersebut dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tahun 2026 mendatang, dan penyusunan desain olahraga daerah (DOD). Langkah itu dimaksudkan untuk memperkuat sistem pembinaan atlet muda secara terstruktur dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dihadiri Kadispora Kota Ternate, Sutopo Abdullah, Sekertaris Dispora Iswandi Semarang, Ketua KONI Kota Ternate Faujan A Pinang, dan jajaran Dispora serta Ketua Cabor dan pengurus di Kota Ternate.

Ketua KONI Kota Ternate, Faujan A Pinang memberikan apresiasi ke Dispora telah menginisiasi rakor hari ini, dan semoga rakor ini menjadi referensi kedepan.

“Saya menyampaikan beberapa hal di rakor hari ini yakni pembahasan yang nanti kita ikuti bersama menjadi acuan bagi kami di KONI terkait pengembangan prestasi pelajar, karena biar bagaimanapun juga pelajar itu masih ada tanggungan atau kewajiban bagi KONI Ternate untuk melakukan pembinaan dan pengembangan,” kata Faujan.

Kegiatan ini menurutnya, luar biasa karena ada kolaborasi dan sinergitas dengan Dispora, KONI dan Cabor, agar bisa membawa hasil yang maksimal.

“Untuk ketua Cabor tahun depan kita akan menghadapi beberapa kegiatan multievent, mungkin diawal tahun disuguhkan dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang belum ada perubahan yaitu di Halut dan Morotai. Selisih hanya sebulan diperhadapkan dengan Popda dan Prapopnas,” jelasnya.

Ia berharap semangat juang pengurus Cabor terus di pacuh dan prestasi itu akan diraih. Cabor ini bersinergi, sehingga pelaksanaan event itu kemungkinan besar kalau jadwal tidak berubah sesuai dengan kesepakatan Ketua KONI kabupaten kota se-Malut. Maka selisih Popda dan Porprov hanya sebulan.

“Saat ini kami sudah siapkan 35 Cabor terdiri dari 24 Cabor sudah kami siapkan dan itu hampir di semua Cabor ada usia Popda. Bahkan di beberapa Cabor kemarin saya sudah terima laporan bahwa sudah diikutsertakan atlet yang potensi lolos di Popda sudah bergabung di pelatihan,” cetusnya.

Kadispora Kota Ternate, Sutopo Abdullah berharap dari rakor ini menjadi acuan dalam penyusunan desain besar olahraga daerah.

“Saya harap di tahun 2026, desain besar olahraga daerah harus ada di Ternate. Kalau itu ada, di Malut satu – satunya ada di Kota Ternate. Desain olahraga daerah menjadi dokumen perencanaan pengembangan pelatihan dan mewujudkan atlet. Dengan desain olahraga daerah, Dispora dan KONI kita rumuskan bersama bagaimana menyusun desain olahraga daerah di Kota Ternate,” ungkapnya.

Sutopo menambahkan kegiatan Popda dan Porprov waktunya berdekatan hanya 1 bulan lebih, secara tekhnis Dispora dan KONI akan membicarakan bagaimana Cabor yang dipertandingkan di Popda itu di include menjadi Cabor yang dipertandingkan di Porprov, sehingga di tengah efisiensi akan dibahas.

“Tiada prestasi yang kita raih tiba – tiba langsung juara, tetapi dengan latihan baru bisa meraih prestasi. Seluruh angan – angan mewujudkan prestasi bagi olahraga tidak ada kata lain kecuali latihan. Untuk Popda, olahraga di kabupaten kota sudah berkembang, tidak sama 5 tahun sebelumnya misalnya di atletik, silat, dan karate,” pungkasnya.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *