Forkopimda Halmahera Utara Gelar Rakor Bersama Camat dan Kades

  • Whatsapp

TOBELO, HR — Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA)  kabupaten Halmahera Utara, menggelar rapat koordinasi bersama Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Halmahera Utara, bertempat di Gedung Olahraga ( GOR ) Desa MKCM Kecamtan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, Rabu (26/07/2023).

Dengan Thema ” Membangun sinergi pemerintah daerah dalam mewujudkan keamanan ketertiban dan kenyamanan di Kabupaten Halmahera Utara (Bumi Hibualamo) “.

Turut hadir, Bupati Halmahera Utara Ir. Frans Manery, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Davit Sutrisno Sirait. SE, Kapolres Halmahera Utara AKBP Moh.Zulfikar Iskandar S.I.K, Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Utara, Muhammad Ahsan Thamrin, S.H., M.H. Sekda Halmahera Utara, Drs. E.J. Papilaya. Wakil Ketua Pengadilan  Negeri Tobelo, Slamet Budiono, S.H., M.H, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Halmahera Utara Inggrid Paparang. Kepala BNN Kabupaten Halmahera Utara Maxwillian Sahese. AP, Para Pimpinan OPD Kabupaten Halmahera Utara, Para Danramil Kodim 1508/Tobelo ,Para Kapolsek jajaran Polres Halmahera Utara Babinsa 1508-01/Tobelo,Para Kepala Desa Se Kabupaten Halmahera Utara, Tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Bupati Halmahera Utara, Frans Manery mengatakan rapat koordinasi yang di lakukan itu khusus oleh Forkopimda Kabupaten Halmahera Utara dan para Camat dan Kades Se-Kabupaten Halmahera Utara guna membicarakan terkait dengan hal-hal Kamtibmas di Kabupaten Halmahera Utara dan dalam waktu dekat ini akan masuk dalam tahun politik dan semoga dalam pemilu nanti daerah ini selalu dalam kedamaian.
“Semoga dalam deklarasi nanti kita bisa berdiskusi terkait pembahasan untuk mengatasi dan mencegah hal-hal yang dapat menggangu Kamtibmas di daerah yang kita cintai ini.” Katanya.

Saat ini, Kata bupati, terkait dengan Pilkades yang akan di langsungkan di Kabupaten Halmahera Utara akan di tunda sampai dengan habisnya peserta demokrasi (Pemilu) tahun 2024.
“Saat ini di Kabupaten Halmahera Utara ada terjadi beberapa kejadian yang di lakukan oleh sekelompok kecil anak muda akan tetapi sudah di tangani oleh pihak Kepolisian,” ujarnya.

“Marilah kita bersama-sama menjaga daerah yang kita cintai ini, agar selalu dalam kondisi yang aman dan damai.” Ajaknya.

Sementara, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait menjelaskan Saat ini kita melakukan deklarasi terkait membahas tentang ketertiban dan keamanan di wilayah Halmahera Utara dengan harapan acara ini jangan dijadikan sebuah seremonial belaka akan tetapi para kepala desa dapat mengimplementasikan di kalangan masyarakat setelah selesai dari tempat ini.
” Harapan saya semoga kita dapat bekerja sama untuk menjaga daerah ini ,sehingga bisa aman dan kondusif.” ujarnya.

Menurutnya, daerah Kabupaten Halmahera Utara, saat ini menjadi tolak ukur dari daerah lain, jika daerah Tobelo aman dan dan damai maka dari itu daerah lain akan ikut aman.
” Saya berharap jangan lagi terulang kembali kejadian pada tahun 1999, karena berdampak penderitaan buat kita semua sekolah akan susah, ekonomi juga susah dan kita masyarakat menjadi tidak bebas dalam melakukan aktivitas,” ungkapnya.

Dandim juga berharap kepada kepada Para kepala desa dapat menyampaikan kepada masyarakat agar dapat membantu kami aparat TNI-POLRI dalam rangka menjaga keamanan daerah ini serta menghimbau kepada masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak benar.
“Harapan saya kepada tokoh masyarakat agar melakukan himbauan kepada masyarakatnya janganlah membuat daerah Kabupaten Halmahera Utara sebagai daerah yang mencekam.” Ujarnya.

Dandim mengungkapkan awal mula terjadi suatu permasalahan rata-rata berawal dari minuman keras ( Miras ), maka dari itu kami dari aparat TNI-POLRI menghimbau agar para kades dapat menertibkan Peraturan Desa (Perdes) terkait peredaran miras di tingkat desa.

Dikatakannya kegiatan yang Pemerintah Daerah lakukan saat ini bukan semata menjadi suatu tindakan/ancaman terhadap masyarakat Halmahera Utara akan tetapi kegiatan ini bertujuan untuk kenyamanan kita bersama.
“Saya menghimbau agar marilah kita mendukung program yang di buat oleh pemerintah daerah demi kenyamanan daerah ini.” Imbuhnya.

Sedangkan Kapolres Halmahera Utara, AKBP Moh Zulfikar Iskandar mengatakan menindaklanjuti persoalan yang terjadi beberapa hari di Kabupaten Halmahera Utara, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dandim 1508/Tbl guna melakukan kegiatan Wawasan kebangsaan, karena kegiatan wawasan kebangsaan sangat penting untuk kita semua, hal ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan hal-hal yang positif.

” Terkait kasus perkelahian di desa Wari yang berujung kematian sudah dalam penanganan pihak kepolisian.” katanya.

Kapolres juga menambahkan kegiatan yang dilakukan saat ini adalah dalam rangka untuk mengantisipasi kegiatan kriminalitas yang terjadi di wilayah Kabupaten Halmahera Utara.
” Marilah kita semua saling bekerjasama dan bahu-membahu untuk menjaga stabilitas keamanan di daerah ini.” Ajaknya.

Lebih lanjut Kapolres menyebutkan Minuman keras adalah salah satu pemicu terjadinya tindakan kriminal namun ia tidak mengatakan untuk menghilangkan Miras (Captikus) di daerah ini, “saya menghimbau kepada Pemerintah Daerah agar marilah kita mencari solusi terbaik terkait pembuatan Perda penertiban miras di daerah ini.” Saranya.

Kedepan seluruh masyarakat Indonesia akan ada dalam tahun politik, Karena itu  Kapolres mengajak agar menjadikan pesta demokrasi sebagai pemilu damai. (man).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *