Fraksi NasDem DPRD Halut Soroti Masalah Rumah Tak Layak Huni di Kao

  • Whatsapp

TOBELO HR — Persoalan rumah tidak layak huni (RTLH) di kecamatan Kao Kabupaten Halmahera Utara mendapat sorotan serius dari ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Halmahera Utara, Selvi Tjuluku. Ia
mengungkapkan pekerjaan ratusan rumah tidak layak huni di desa Kao hingga akhir tahun 2025 ini tidak selesai di kerjakan alias mangkarak.
” Pekerjaan rumah sebanyak 217 iunit, berlokasi di desa Kao, dari tahun 2024 hingga saat ini belum juga selesai, proyek itu termasuk pekerjaan tempat pembakaran sampah dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), ” jelas Selvi Tjuluku, Selasa (30/12/2025).

Bahkan tambah Selvi, para pekerja juga menyampaikan keluhan mereka karena upah pekerjaan belum juga di bayar lunas,
” Jadi pekerja mengeluh karena pekerjaan sampai akhir tahun 2025 ini, upah mereka tidak terbayar, ” katanya.

Selvi menegaskan, program pembangunan dan rehabilitasi RTLH bukan sekadar urusan infrastruktur, melainkan bagian dari upaya menjaga martabat dan meningkatkan kesejahteraan warga. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintahan daerah agar penanganannya lebih optimal.
“Ini harus ada perhatian khusus dari pemerintah daerah agar program RTLH bisa berjalan maksimal,” tegasnya.

Seperti diketahui, Pemkab Halmahera Utara melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) akan membangun rumah layak huni sebanyak 217 unit di kecamatan Kao.
Dari 217 unit rumah tersebut empat rumah untuk peningkatan kualitas, sementara sisanya dibangun baru, tipe 36 dan masing-masing rumah akan mendapatkan anggaran sebesar Rp 50 juta, namun proses pekerjaannya dilakukan secara swadaya dan pemilik rumah hanya medapatkan bahan bukan diberikan dalam bentuk uang tunai.
Anggaran untuk bangun rumah ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sehingga program ini harus tuntas dalam tahun 2024 (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *