Gubernur BI Kukuhkan Kepala KPwBI Malut Handi Susila

  • Whatsapp

TERNATE, HR – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, Rabu (14/1/2026) di Aula Maitara Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, menggantikan Dwi Putra Indrawan yang telah menjabat sejak dikukuhkan pada tanggal 14 Mei 2024.

Pengukuhan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut agenda pelantikan 29 pimpinan satuan kerja pada tanggal 12 Desember 2025 di Jakarta.

Bacaan Lainnya

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri pula oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara H. M. Iqbal Ruray, Wali Kota Ternate H. M Tauhid Soleman, dan Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin.

Acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kepala kantor perwakilan yang baru kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, stakeholders, dan mitra strategis yang telah menjalin kerja sama dalam mendukung kelancaran serta pelaksanaan berbagai tugas Bank Indonesia di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara.

Adapun berdasarkan petikan Keputusan Gubernur Bank Indonesia diketahui bahwa Handi Susila sebelumnya menjabat sebagai Kepala Tim Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola, sedangkan Dwi Putra Indrawan selanjutnya akan menjabat sebagai Ekonom Ahli Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah di Kantor Pusat Bank Indonesia
Wakil Gubernur Maluku Utara yang mewakili Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan apresiasi terhadap Dwi Putra Indrawan atas peran aktif dalam membangun koordinasi dan komunikasi yang telah berjalan, baik di lingkup pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.

Selanjutnya, harapan dan sambutan baik disampaikan kepada Handi Susila. Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyampaikan bahwa dalam era ketidakpastian global dan tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini, peran Bank Indonesia di daerah menjadi vital.

Dengan demikian pemerintah provinsi menaruh harapan besar pada keberlanjutan kerja sama antara Bank Indonesia dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan berbagai mitra strategis lainnya dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Maluku Utara.

Sejalan dengan yang disampaikan Wakil Gubernur Maluku Utara, dalam sambutannya Gubernur Bank Indonesia kembali menekankan peran Bank Indonesia di daerah sebagai strategic advisor, guna membantu dan bersinergi bersama pemerintah daerah melalui 5 area strategi yakni;

1. Pengendalian harga dan ketahanan pangan, melalui TPID dan berbagai inovasi program.

2. Menjaga pertumbuhan ekonomi tetap tinggi, melalui hilirisasi sektor unggulan Maluku Utara serta program hilirisasi pertanian untuk ketahanan pangan.

3. Ekonomi kerakyatan khususnya sektor UMKM, melalui pendekatan berbasis ekosistem yang menguhubungkan UMKM, agregator, dan perbankan. Digitalisasi khususnya bidang sistem pembayaran, melalui pemanfaatan perbankan.

4. Digitalisasi khususnya bidang sistem pembayaran, melalui pemanfaatan QRIS serta elektronifikasi pemerintah daerah.
5. Memastikan uang berkualitas termasuk ke wilayah 3T di Indonesia Timur.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *