TERNATE, HR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate bersama Kepolisian akan melakukan penutupan sejumlah ruas jalan dibeberapa titik lokasi kegiatan Sarasehan Istri Wali Kota se-Indonesia dan Pra Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII, yang berlangsung pada tanggal 2 Oktober – 4 Oktober 2023.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Ternate, Mochtar Hasim menjelaskan, pada tanggal 1 Oktober mendatang, akses jalan sudah ditutup untuk persiapan gladi bersih.
Adapun rekayasa lalu lintas diberlakukan mulai 2 sampai 4 Oktober 2023. Dimana ada Jalan di depan Taman Nukila, jalan di depan kantor Wali Kota Ternate, jalan di depan Pantai Falajawa sampai ke jalan gerbang masuk Pelabuhan Ahmad Yani.
“Persiapan menuju hari H pada tanggal 2 Oktober mendatang dan rundown acara kita menyesuaikan. Karena mulai di tanggal 2 Oktober sore, untuk giat ekspo dan jamuan minum teh sore bertempat di Taman Nukila, sehingga kendaraan VVIP dikerahkan masuk melalui eks rumah sakit Dharma Ibu, disitu tamu VVIP, karena gerbang utama ada disini. Dan parkiran VVIP dikerahkan ke jalur sebelah menghadap ke utara, karena pas keluar langsung di drop ke hotel,” jelas Kadishub.
Mochtar mengakui, kegiatan pada saat malam hari, dijalur yang sama eks Dharma Ibu Pemkot melalui Dishub sudah minta izin ke pihak BNI untuk digunakan lahan disamping kantor Wali Kota. Pasalnya, lahan itu nanti dimanfaatkan untuk area parkiran VVIP, jadi seluruh tamu undangan kepala kepala daerah diarahkan disitu.
“Untuk LO pendamping nanti kita arahkan parkir serong di depan kantor Kodim sampai eks Rumah Sakit Dharma Ibu,” jelasnya.
Tak hanya itu, untuk parkiran pimpinan OPD dan Forkopimda Ternate tepat berada di belakang panggung, karena panggung berada di videotron sepanjang Falajawa. Parkiran disitu khusus Forkopimda, OPD dan lain parkir di area situ.
Sementara, pos – pos yang nanti ditempatkan personil bersama dengan Satlantas kata dia, pos di depan Pelabuhan Ahmad Yani, pos PLN, pos belakang kantor Wali Kota, pos depan toko Manado, sama depan masjid Al-Munawwar.
Menurut Mochtar, rekayasa lalu lintas di kawasan itu tetap diatur, agar bisa terkendali, karena ruang zona ekonomi ini dipastikan tetap berlangsung aktivitas dan kegiatan selama berlangsungnya kegiatan Sarahsehan ini.
Tambahnya, jika penutupan jalan yang di depan Taman Nukila, jalur sebelah masih bisa dimanfaatkan, sehingga ruas timur saja yang di blok, tapi ruas barat masih bisa digunakan dua jalur. Sedangkan, di depan kantor Wali Kota untuk persiapan gala dinner itu di blok di depan gerbang Pelabuhan Ahmad Yani, kalau sudah mulai loading panggung untuk sound system, karena panggung ditempatkan diluar kantor Wali Kota tepat di bawa videotron.
“Kapan mulai di loading alat pemasangan panggung, kami sudah mulai rekayasa lalu lintas sehingga aktivitas tidak terganggu. Tanggal 1 Oktober kita sudah tutup, karena gladi bersih untuk pelaksanaan acara baik ekspo, pembukaan dan gala dinner,” tandasnya.(nty)























