MOROTAI,HR–-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai menggelar rapat koordinasi (Rakor) strategis guna memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati pada Rabu (21/01/2026) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur fiskal daerah di awal tahun.
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, dan didampingi Sekretaris Daerah, M. Umar Ali. Turut hadir Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Marwan Sidasi, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemungut pajak dan retribusi.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa penguatan PAD bukan sekadar mengejar angka, melainkan bentuk kemandirian daerah dalam membiayai pembangunan. Ia meminta seluruh OPD untuk lebih agresif namun terukur dalam menggali potensi yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Saya instruksikan seluruh OPD terkait untuk mengoptimalkan pengelolaan pajak dan retribusi. Salah satu kuncinya adalah percepatan penerapan sistem pembayaran elektronik (digitalisasi) untuk meminimalisir kebocoran dan memperkuat pengawasan di lapangan,” tegas Rio Cristian Pawane.
Ia juga menambahkan bahwa pemetaan objek pajak, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), harus dilakukan secara akurat agar target pendapatan dapat tercapai secara berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala BPKPAD Pulau Morotai, Marwan Sidasi, memaparkan catatan positif terkait kinerja keuangan daerah. Berdasarkan evaluasi tahun 2025, realisasi PAD Kabupaten Pulau Morotai berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
“Capaian tahun lalu menjadi standar baru. Kami berharap hasil rapat ini segera ditindaklanjuti oleh dinas pengelola dengan mempercepat langkah kerja di lapangan agar kinerja pendapatan tahun 2026 tetap terjaga dan melampaui ekspektasi,” ujar Marwan.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah M. Umar Ali menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan, terutama mengenai bagi hasil pajak kendaraan bermotor. Menurutnya, diperlukan koordinasi yang lebih solid agar sektor ini memberikan kontribusi signifikan bagi kas daerah.
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjadikan optimalisasi pajak dan retribusi sebagai prioritas. Dengan PAD yang kuat, Pemda Morotai optimis dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat berbagai program pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.(red)























