Rakor dengan Kemendagri, TPID Tidore Janji Jaga Stabilitas Harga

  • Whatsapp

TIDORE, HR – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tidore Kepulauan terus intens mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dirangkaian dengan sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal serta evaluasi dukungan Pemerintah Daerah dalam program 3 juta rumah, secara zoom meeting, di ruang Rapat Sekda, Senin (3/2/2026).

Rakor yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI ini diikuti oleh kementerian/lembaga, para Kepala Daerah se-Indonesia, Tim TPID se-Indonesia dan seluruh stakeholder lainnya.

Mengawali arahannya, Sekjen Kemendagri RI Tomsi Tohir menyoroti beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di berbagai daerah, ia menginstruksikan kepada seluruh TPID dan dinas terkait di seluruh Indonesia untuk segera melakukan langkah konkret di lapangan.

“Untuk dinas terkait maupun TPID di masing-masing Daerah turun lapangan untuk mengecek ketersediaan pangan, kemudian bangun komunikasi betul sehingga harga komoditas cabai rawit, cabai merah dan daging ayam ras mengalami penurunan harga, karena hampir 214 Kabupaten/Kota di indonesia mengalami kenaikan harga,” kata Tomsi.

Tomsi Tohir juga menekankan ketersediaan stok pangan Nasional saat ini dalam kondisi aman dan lebih cukup, sehingga tidak ada alasan logis bagi para pelaku usaha di rantai distribusi untuk menaikkan harga secara tidak wajar.
Tomsi menginstruksikan daerah-daerah yang tidak terdampak bencana namun mencatatkan inflasi tinggi untuk segera melakukan evaluasi dan konsolidasi internal.

Sementara, Deputi Statistik Distribusi dan jasa BPS Ateng Hartono mengungkapkan hingga minggu ketiga Februari 2026 tercatat sebanyak 230 kabupaten/kota mengalami peningkatan IPH, angka ini menunjukkan tren kenaikan dibandingkan minggu sebelumnya yang berjumlah 199 kabupaten/kota.

Usai mengikuti rakor, Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Kota Tidore Kepulauan Samsul Bahri Ace mengatakan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah terus berupaya untuk tetap menjaga stabilitas harga agar tidak terjadi kenaikan harga terutama pada komoditas cabai rawit maupun bawang merah menjelang idul fitri nanti.

“Hingga minggu ketiga bulan Februari ini, Komoditi cabe rawit dan daging ayam ras yang trennya mengalami kenaikan harga di berbagai kabupaten/kota, namun Kota Tidore masih dalam posisi aman dengan harga cabai rawit Rp. 80.000 per kilo dan bawang merah Rp. 60.000 per kilo,” kata Samsul.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *