TERNATE,HR – Swalayan Taranoate meraup keuntungan dalam kegiatan Sarasehan Istri Wali Kota (Rasai Kota) dan Pra Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober – 4 Oktober 2023, lalu.
Buktinya, Swalayan Taranoate dibawa Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang diketuai oleh Istri Wali Kota Ternate Marliza M. Tauhid mendapat keuntungan sebesar Rp130 juta lebih.
Direktur Swalayan Taranoate, Burhanudin Rope mengatakan, pelaksanaan Rasai Kota, pendataan meningkat drastis selama tiga hari Taranoate memperoleh keuntungan berjumlah Rp130 juta lebih.
Burhanudin merinci, di hari pertama pendapatan yang diperoleh sebesar Rp25 juta lebih, kemudian di hari kedua sebesar Rp23 juta lebih dan di hari terakhir mendapatkan pemasukkan sebesar Rp53 juta lebih.
Sebelum hari H, Burhanudin mengaku, swalayan Taranoate sudah diserbu pengunjung dengan omset senilai Rp33 juta lebih.
“Pendapatan kami di event ini sangat meningkat, apalagi saat Rasai Kota, kami memberi diskon 5 persen setiap pembelian produk yang kami siapkan,” ucapnya.
Kata Burhan, produk kerajinan yang paling banyak diburu oleh pembeli.
“Mereka senang dan paling suka itu kerajinan UMKM. Tiga hari saja kami sudah dapat ratusan juta. Bagi kami ini sebuah prestasi yang luar biasa melalui kegiatan Rasai Kota, karena sangat berdampak bagi UMKM terutama Taranoate,” tandasnya.
Menurutnya, kegiatan ini sangat luar biasa dan membawa spirit baru bagi Taranoate. Dimana, Taranoate yang berdiri sejak tahun 2014, silih berganti namun di bawa kepemimpinan ibu Liza, Taranoate dan Dekranasda berkembang begitu cepat. Ibu Liza memiliki ide dan kreativitasnya yang mampu, membimbing dan memberi semangat bagi karyawan dan UMKM Taranoate.
Tak hanya itu, UMKM yang tergabung di Taranoate baginya, sangat kompak. Semua produk selalu siap siaga, sehingga, tidak ada alasan kehabisan stok produk.
Burhanudin merasa senang, ketika istri Wali Kota Balikpapan dan beberapa istri Wali Kota lainnya, ingin belajar dari swalayan Taranoate. Pasalnya, mereka begitu antusias dan istri Wali Kota Balikpapan ingin ada seperti Taranoate di daerah mereka.
“Mereka ingin tiru kayak kita di Ternate. Mereka juga terkejut ketika saya bilang, Taranoate tidak ada dana hibah karena ini mandiri dan Ketua Dekranasda selalu aktif, memonitor penjualan kami,” tuturnya.
Burhanudin juga berterima kasih kepada Pemkot Ternate, yang sudah menyelenggarakan Rasai Kota dan Pra Munas APEKSIm
“Ini berkah melalui kegiatan ini pendapatan kami meningkat dan menjadi satu ajang promosi produk Ternate ke seluruh Indonesia,” pungkasnya.(nty)























