Rektor Unkhair Ajak Doakan Keselamatan Dosen yang Hilang dalam Insiden Kapal Tenggelam di Halmahera Selatan

  • Whatsapp

TERNATE,HR—Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM menyampaikan keprihatinan mendalam atas kecelakaan laut yang menimpa sebuah kapal kayu rute Desa Babang menuju Desa Piga Raja, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Jumat (23/1/2026).

Kapal tersebut tenggelam di perairan depan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, setelah dihantam cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi saat berlayar dari Pelabuhan Babang. Kondisi cuaca menyebabkan kapal kehilangan kendali hingga terbalik dan tenggelam.

Berdasarkan data sementara, kapal tersebut mengangkut 59 penumpang. Sebanyak 57 orang berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Puskesmas Bibinoi untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, insiden ini juga menelan satu korban jiwa, yakni seorang balita berusia 2 tahun bernama Nurul Najwa, warga Desa Babang.

Hingga Jumat malam, satu penumpang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Korban tersebut adalah Dr. Wildan, S.S., M.Hum. (53 tahun), dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Unkhair Dr. Wildan tercatat sebagai dosen aktif Unkhair sejak 2001.

Sebelum insiden terjadi, Dr. Wildan bersama sepuluh dosen Unkhair melakukan kegiatan penelitian mengenai sejarah dan budaya Pulau Obi di sejumlah desa tua di wilayah tersebut.

Rombongan peneliti memulai perjalanan sejak Jumat, 16 Januari 2026, dengan titik akhir di Jikotamo sebelum melanjutkan perjalanan menuju Piga Raja. Dari Jikotamo, lima dosen kembali ke Ternate, sementara lima lainnya melanjutkan perjalanan ke Piga Raja.

Kelima dosen yang melanjutkan perjalanan tersebut yakni Andi Sumar Karman, S.Sos., M.A, Safrudin Abdulrahman, S.Sos., M.A., Dr. Wildan, S.S., M.Hum, Bahtiar Hairullah, S.S., M.A, serta Rano Karno Madilis, S.Sos.

Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M, menyampaikan duka cita atas musibah tersebut dan mengajak seluruh civitas akademika Unkhair serta masyarakat untuk mendoakan keselamatan dosen Unkhair.

“Kami memohon doa dari seluruh keluarga besar Unkhair dan masyarakat agar upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan dapat membuahkan hasil terbaik dan Dr. Wildan segera ditemukan,” kata Prof. Abdullah, Jumat malam.

Sebagai bentuk empati dan dukungan moril, Rektor Universitas Khairun didampingi Ibu Lasmiyati Abdullah, bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Hasan Hamid, M.Si, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si, mendatangi kediaman keluarga Dr. Wildan di Perumahan Kelurahan Ngade, Kota Ternate.

Menurut Prof. Abdullah, Unkhair terus memantau perkembangan proses pencarian serta melakukan koordinasi intensif dengan Basarnas dan pihak-pihak terkait lainnya.

Rektor berharap, seluruh korban dan keluarga yang terdampak musibah ini diberikan ketabahan dan kekuatan.(red)*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *