TERNATE,HP–Ribuan sivitas akademika Universitas Khairun (Unkhair) melaksanakan salat gaib untuk dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB-Unkhair), Dr. Wildan, S.S., M.Hum, yang hilang dalam insiden kecelakaan Kapal Motor PM Indriyani di Teluk Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan.
Salat gaib dilaksanakan setelah Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengumumkan operasi pencarian dihentikan dengan status “orang hilang”.
Tampak, jamaah memadati Masjid Muhammad Syamil Djahir, yang terletak di Kampus II, Kelurahan Gambesi, serta Masjid Babussalam Kampus I, Kelurahan Akehuda, Ternate, Jumat (30/1/2026).
Di Kampus II, salat gaib dipimpin Dr. Jufri Jacob, S.E., M.Si., sementara di Kampus I dipimpin Dr. Sofyan Abas. Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berdiri dalam barisan saf, larut dalam suasana khidmat.
Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Habid, S.E., M.Si, mengatakan salat gaib menjadi wujud solidaritas dan kekuatan spiritual keluarga besar Unkhair.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Doa bersama ini menjadi penguat batin bagi keluarga dan seluruh sivitas akademika,” ujarnya.
Unkhair, tambah Prof. Abdullah, tetap mengikuti setiap perkembangan informasi dari Halmahera Selatan, sembari memastikan pendampingan bagi keluarga korban terus berjalan.
Selain melaksanakan salat gaib, keluarga besar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) bersama sivitas akademika Unkhair, kembali melanjutkan tausiyah di kediamannya Dr. Wildan, di kompleks Perumahan Louw Permai, RT 04/RW 02, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan.(red)






















