TERNATE,HR–Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, MPA, meresmikan Gedung Limabot Fayfiye Logistik dan fasilitas parkiran Fakultas Hukum (FH) Universitas Khairun (Unkhair), di Kampus II Ternate, Selasa (31/3/2026).
Peresmian tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Halmahera Timur Ir. Ricky Chairul Richfat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran pimpinan universitas, mulai dari wakil rektor, dekan, hingga sivitas akademika.
Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, menilai pembangunan gedung logistik itu sebagai langkah strategis dalam meningkatkan tata kelola dan layanan pendidikan tinggi.
Rektor berharap fasilitas tersebut mampu memperbaiki sistem distribusi sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat dukungan terhadap aktivitas akademik dan administrasi.
“Gedung ini menjadi bagian penting dalam menciptakan pengelolaan aset yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel,” jelanya.
Menurut Prof. Abdullah, dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mencerminkan komitmen bersama dalam membangun pendidikan tinggi sebagai fondasi pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Usai pengguntingan pita, Drs. Bupati Ubaid, MPA, menegaskan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan kebutuhan yang tidak terpisahkan.
Ia menyebut lulusan perguruan tinggi memegang peran penting dalam memenuhi kebutuhan tenaga profesional di daerah.
“Perguruan tinggi dan pemerintah daerah harus berjalan beriringan. Ini investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten,” kata Ubaid.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, lanjut dia, tetap berupaya mengalokasikan dukungan bagi sektor pendidikan sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga menjalankan program beasiswa bagi mahasiswa asal Halmahera Timur, khususnya di bidang kedokteran, dengan target 10 orang setiap tahun.
Ia menambahkan, apabila jumlah penerima melampaui kuota, pemerintah akan menggandeng pihak swasta guna memperluas dukungan pembiayaan.
Pembangunan gedung logistik tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Halmahera Timur yang dialokasikan secara bertahap, yakni Rp1,5 miliar pada 2023, Rp2,5 miliar pada 2024, dan Rp2 miliar pada 2025.
Selain gedung logistik, anggaran itu juga mencakup pengembangan fasilitas parkiran serta sejumlah program pendukung lainnya di lingkungan kampus.*






















