Unkhair–BI Kerja Sama, Fokus pada Riset, Literasi Ekonomi, hingga Beasiswa Mahasiswa

  • Whatsapp

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Lantai III Ruang Senat universitas, Gedung rektorat, Kampus II Unkhair, Ternate, Selasa (17/3/2026).

Bacaan Lainnya

Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan otoritas moneter dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang ekonomi.

Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya mendorong peningkatan literasi kebanksentralan di kalangan civitas akademika, tetapi juga membuka peluang pengembangan riset ekonomi dan keuangan.

“Program ini juga menghadirkan dukungan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, terutama yang memiliki keterbatasan ekonomi,” ujar Prof. Abdullah.

Rektor menambahkan, tantangan ekonomi ke depan semakin kompleks, seiring dinamika global, transformasi digital, serta tuntutan inklusivitas dan keberlanjutan. dalam konteks tersebut, perguruan tinggi berperan penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.

Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat peran komunitas generasi baru indonesia (GenBi) dalam membentuk karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan wawasan kebangsaan mahasiswa.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku Utara, Handy Susila, mengatakan bahwa program beasiswa BI kini kembali disalurkan setelah sempat dihentikan sementara akibat proses evaluasi internal.

Program tersebut, kata dia, telah dikembangkan menjadi program pendidikan kebanksentralan yang terintegrasi dengan bank indonesia institute.

“Program ini tidak hanya berfokus pada bantuan finansial, tetapi juga penguatan karakter mahasiswa melalui berbagai kegiatan edukasi dan pengembangan kapasitas,” ujar Handy.

Ke depan, BI juga akan memperluas materi pembelajaran yang mencakup ekonomi digital, ekonomi regional, hingga pemanfaatan sistem pembayaran seperti qris yang terus berkembang, termasuk dalam kerja sama lintas negara.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak dapat memperkuat literasi ekonomi serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah, khususnya di maluku utara.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *