Unkhair Jadi Tuan Rumah Penguatan Kapasitas Satgas PPKS Se-Maluku Utara

  • Whatsapp
Unkhair Jadi Tuan Rumah Penguatan Kapasitas Satgas PPKS Se-Maluku Utara

TERNATE,HR—Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, menjadi tuan rumah kegiatan penguatan kapasitas Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) bagi seluruh perguruan tinggi (PT) di Maluku Utara. Bertempat di Lt. 4 Aula Nuku Rektorat, Kampus II, Gambesi Kota Ternate Selatan, Senin (23/9/2024).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII ini mengangkat tema, “Budaya Penguatan Kapasitas Satga Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual”.

Menghadirkan pembicara, terdiri dari Ketua Tim Akademik dan Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah XII, Tahir Wasahua, Tim Pencegahan Kekerasan Seksual Pusat Penguatan Karakter Kemendikbudristek, Pebi Sukamdani, S. Sos, Kasubdit PPKS Universitas Negeri Surabaya, Iman Pasu Purba, SH., MH, serta Dr. Yumima Sinyo, M. Si, Ketua Satgas PPKS dar Unkhair.

Ketua Tim Akademik dan Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah XII, Tahir Wasahua, dalam sambutannya, menyatakan kekerasan seksual adalah isu serius yang harus ditangani bersama, terutama oleh lembaga pendidikan tinggi, yang memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, kita semua mendapatkan wawasan dan menjadi agen perubahan dalam menangani kekerasan seksual, baik di perguruan tinggi maupun di institusi lainnya. Kami juga berterima kasih kepada Unkhair yang telah bersedia menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ucapnya.

Kesempatan itu, Ketua Satgas PPKS Unkhair Dr. Yumima Sinyo, M. Si, kepada Kehumasan, mengapresiasi kepada LLDIKTI Wilayah XII yang telah memilih Unkhair sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

“Adanya kegiatan penguatan kapasitas ini, setiap anggota Satgas PPKS diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara efisien dan profesional,” pungkasnya.

Materi yang diberikan, tambahnya mengadopsi modul-modul dari Kemendikbudristek, yang bisa diterapkan dalam mata kuliah sebagai indikator pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

Sebagai Ketua Satgas PPKS Unkhair, Dr. Yumima, juga mengakui kendala yang dihadapi lebih bergantung pada jenis kasus yang dilaporkan. Namun, sejauh ini, Unkhair telah menjalankan setiap kasus sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku dan kasus-kasus yang masuk masih tergolong ringan.

“Kami tanggapi semua laporan secara cepat dan sesuai SOP, tidak boleh lebih dari 30 hari, dan hingga kini Unkhair masih aman dari kasus berat, dan laporan-laporan yang masuk menjadi bahan edukasi berharga bagi seluruh civitas akademika,” jelasnya.

Sebagai tuan rumah, dosen pada Program Studi (Prodi) Biologi Unkhair ini, turut menyampaikan permintaan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan kegiatan, namun tetap memberikan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah XII atas terselenggaranya acara yang penting ini.

Dr. Yumima, juga menjadi salah satu fasilitator, menyebutkan bahwa kegiatan ini melibatkan peserta dari seluruh perguruan tinggi di Maluku Utara. (ADV)*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *