Unkhair Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Mahasiswa Fakultas Pertanian

  • Whatsapp
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Universitas Khairun, Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si

TERNATE,HR—Universitas Khairun (Unkhair) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya seorang mahasiswa semester II Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP), Fakultas Pertanian, yang ditemukan meninggal dunia di kamar, Kelurahan Sasa, Ternate, pada Sabtu, (22/1/2026).

Mahasiswa berinisial FAA tersebut diketahui meninggal dunia dengan cara gantung diri. Almarhum tercatat sebagai mahasiswa aktif Unkhair dengan capaian akademik yang tergolong baik selama menjalani perkuliahan.

Berdasarkan data akademik Fakultas Pertanian Unkhair, almarhum memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,25 pada semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Secara administratif, tidak ditemukan adanya permasalahan akademik maupun kendala pembiayaan selama yang bersangkutan menempuh pendidikan di Unkhair.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Universitas Khairun, Abdul Kadir Kamaluddin, S.P., M.Si, dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026), menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum.

“Peristiwa ini sangat menyedihkan dan meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, teman, dan civitas akademika Unkhair,” ujarnya.

Abdul menyebutkan, peristiwa ini merupakan kasus kedua dalam waktu yang relatif berdekatan yang melibatkan mahasiswa Unkhair, setelah sebelumnya terjadi peristiwa dengan indikasi rencana serupa pada seorang mahasiswa Fakultas Teknik.

Menurut Abdul, berdasarkan penelusuran awal, kedua mahasiswa tersebut tidak memiliki kendala akademik yang signifikan. Seluruh kewajiban akademik maupun non-akademik dilaporkan berjalan normal, termasuk pembayaran uang kuliah serta biaya tempat tinggal.

“Peristiwa meninggalnya mahasiswa THP tersebut terjadi di luar lingkungan kampus, sehingga berada di luar pengawasan langsung pihak universitas,” katanya.

Kendati demikian, lanjut Abdul, Unkhair menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan perhatian serius terhadap kondisi, keselamatan bagi seluruh mahasiswa.

Sebagai langkah tindak lanjut, Abdul mengatakan Unkhair berencana akan memperkuat program pendampingan mahasiswa, serta pendidikan kesehatan mental secara berkelanjutan.

“Program ini direncanakan dilaksanakan di tingkat universitas dan fakultas dengan melibatkan pendekatan psikologis, keagamaan, serta pembinaan karakter,” jelasnya.

Abdul, berharap langkah ini dapat meningkatkan ketahanan mental mahasiswa, sekaligus menjadi upaya preventif dalam membantu mahasiswa menghadapi berbagai tekanan selama menjalani masa studi di perguruan tinggi.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *