Amankan Pelaku Penghadangan Pawai Malam Takbiran, Kapolres Halut Himbau Masyarakat Jangan Terprovokasi

  • Whatsapp

TOBELO, HR — Pelaku penghadangan pawai malam takbiran di kabupaten Halmahera Utara, SK alias Sony (35) warga desa Gamsungi kecamatan Tobelo, telah diamankan dan diambil keterangan oleh penyidik Polres Halmahera Utara.

Pelaku sendiri telah menyerahkan diri ke polisi dengan itikad baik—tanpa paksaan serta menyesal dan Khilaf atas perbuatan yang telah di lakukan.

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlicshon Pasaribu, S.H, S.I.K menjelaskan insiden itu, terjadi pada hari Jumat tanggal 20 Bulan Maret Tahun 2026 Sekitar pukul 21:00 Wit, Pada saat itu, pelaku membeli air mineral di Toko/Kios di seberang jalan depan Polsek Tobelo,
” Selesai membeli air mineral, pelaku berjalan di terotoar di depan Polsek Tobelo dan melihat ada sepeda motor roda dua dari arah Timur mau ke Barat untuk bergabung dengan peserta pawai takbiran sedang membawa bendera Palestina dan bendera ISIS, lalu pelaku berkata, jangan membawa bendera Palestina dan ISIS bawa saja bendera Indonesia namun pengendara tersebut tidak menghiraukan dan langsung bergabung dengan peserta pawai takbiran,” jelas Kapolres AKBP Erlichson Pasribu, Sabtu (21/03/2026).

Kapolres menambahkan saat mobil Pick Up berwarna putih lewat, lalu pelaku menyeberang jalan dan menunjuk bendera Palestina yang berada di atas mobil Pick Up dan berkata jangan pakai bendera ini, tiba-tiba ada, orang yang tidak dikenal mendorong pelaku bahkan ada juga yang memukuli dari arah belakang,
” Massa di sekitar tempat kejadian mengeroyok pelaku, dan karena pelaku sudah tidak mampu langsung berlari kearah jembatan Kompleks kampung baru, dan langsung terjadi ricu.” ujarnya.

Karena itu, Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat Halmahera Utara agar tidak terprovokasi soal insiden adanya pelemparan saat pawai takbiran keliling di Kota Tobelo, untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Jangan ada yang terpancing oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang berusaha memprovokasi dan memecah belah dengan alasan agama karena kita semua adalah saudara,” tandasnya.

Kapolres juga memastikan saat ini situasi Kamtibmas di kabupaten Halmahera Utara dalam keadaan aman dan kondusif. Anggota Polri bersama personel TNI masih ditugaskan untuk tetap berada di pos-pos pengaman mudik Lebaran (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *