TERNATE,HR—Puluhan warga Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan (pemkes) yang dipusatkan di Aula Kantor Lurah Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, Senin (5/1/2026).
Pemkes ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penyuluhan Penyakit Tidak Menular di Wilayah Pesisir dan Skrining Faktor Risiko PTM” yang menyasar masyarakat pesisir di wilayah tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun (FKIK-Unkhair) yang berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK-UHO) Kendari, Sulawesi Tengah.
Dekan FKIK Unkhair, dr. Liasari Armaijn, M. Kes, mengatakan, pemkes ini dirancang untuk mendorong deteksi dini PTM melalui metode Point of Care Testing (POCT) yang dilakukan langsung di Aula Kantor Lurah Jambula.
“Pemeriksaan dilakukan langsung ke masyarakat, tanpa harus menunggu hasil laboratorium. Dengan POCT, risiko penyakit tidak menular bisa diketahui lebih cepat,” ujarnya.
Sebanyak 75 warga tercatat mengikuti skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan glukosa darah, kolesterol, dan asam urat. Khusus warga berusia di atas 40 tahun, juga dilakukan pemeriksaan elektrokardiografi (EKG) sebagai upaya deteksi dini penyakit jantung dan pembuluh darah.
Selain pemkes, kata dr. Liasari, melalui penyuluhan, masyarakat diberi materi mencakup pengenalan PTM, faktor risiko, gejala, hingga langkah pencegahan, termasuk penyakit jantung koroner, kolesterol tinggi, dan diabetes melitus.
“Diawali dengan pre-test dan diakhiri post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, penyuluhan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Selain itu, masyarakat juga memberi doorprize untuk meningkatkan partisipasi warga.
Kegiatan ini, sambung dr. Liasari, mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup sehat.
“Pemeriksaan kesehatan rutin, menjauhi asap rokok, aktif bergerak, menjaga pola makan seimbang, istirahat cukup, serta mengelola stres harus menjadi kebiasaan,” sambung dr. Liasari.
Rangkaian PKM ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada Lurah Jambula, serta pemkes lanjutan oleh dokter spesialis. Sejumlah mahasiswa FKIK Unkhair turut dilibatkan sebagai bagian dari pembelajaran lapangan.
Kegiatan ini dihadiri pimpinan FK UHO, antara lain Dekan FK UHO Dr. dr. I Putu Sudayasa, M.Kes, bersama Wakil Dekan I dr. Jamaluddin, M.Kes., Sp.JP, serta dosen lintas disiplin dan FKIK Unkhair, termasuk Dekan FKIK Unkhair dr. Liasari Armaijn, M.Kes, dan Wakil Dekan I dr. Nur Upik En Masrika.(red)






















