TOBELO, HR — Komandan Korem 152/Baabullah Brigjen TNI Elkines Villando mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI AD untuk menjaga netralitas TNI menjelang Pemilu 2024.
“Saya mengingatkan kepada seluruh personel TNI AD khususnya yang berada di bawah Korem 152/Baabullah untuk menjaga netralitas karena ini sangat penting apalagi menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan wakil Presiden (Pilpres) 2024,” katanya usai memberikan bingkisan kepada Purnawirawan dan Warakawuri dalam kunjungan kerja di Kodim 1508/Tobelo, Rabu (20/09/2023).
Menurut Danrem, TNI tidak boleh mendukung siapapun baik dari calon presiden, partai politik, calon anggota legislatif, calon kepala daerah atau siapapun itu. Karena politik TNI adalah politik negara, ” Tidak ada politik praktis, tidak ada dukungan ke Paslon dan tidak memaksakan kepada masyarakat, silahkan saja masyarakat punya figur masing-masing,” katanya.
Dikatakannya, sesuai undang-undang yang berlaku setiap prajurit TNI AD yang tidak netral saat Pemilu 2024 tentunya akan diberikan sanksi tegas, bahkan dirinya tidak akan tebang pilih dalam menegakkan aturan terhadap prajurit TNI AD yang tidak netral dan terbukti memihak kepada salah satu calon maupun parpol.
Segala pelanggaran yang dilakukan prajurit TNI AD, katanya, akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.” Apabila sudah melanggar kode etik maka dikena disiplin, kalau melakukan pelanggaran pidana kita sanksi pidana namun hingga saat ini belum ada anggota yang disanksi karena tidak netral,” jelasnya.
Danrem juga menegaskan sudah jelas tugas TNI adalah melindungi dan menjaga keamanan rakyat. Karena itu Danrem mengimbau kepada masyarakat untuk ikut mengawasi jika mengetahui ada oknum TNI yang terlibat menjadi tim sukses atau memberikan arahan untuk memilih calon maupun parpol tertentu untuk berani melapor asalkan dilengkapi dengan bukti-bukti yang kuat.
“Siapapun yang melanggar, pihaknya tidak akan tebang pilih sebab sudah jelas aturan dan sanksinya,” pungkasnya (man).






















