Lecehkan Wartawan, FPII Ancam Polisikan Anggota DPRD Pulau Morotai Terpilih 2024

  • Whatsapp
Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Kabupaten Pulau Morotai, Taufiq Sibua

MOROTAI,HR—-Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Kabupaten Pulau Morotai, Taufiq Sibua, mengancam akan mempolisikan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih periode 2024-2029, Dapil ll Kecamatan Morotai Selatan Barat, Morotai Jaya dan Pulau Rao.

Oknum anggota DPRD atas nama Rahabean Sumahi diduga melecehkan wartawan dengan memberikan komentar di akun media sosial (medsos) facebook milik Xavier bahwa wartawan hanya kerja cari doi dengan berita.

Menurutnya, komentar Rahabean masuk unsur pelecehan karena dianggap menghina profesi wartawan dan harus diklarifikasi.

Namun, Rahabean terkesan tidak ingin memberikan penjelasan dan klarifikasi secara serius, padahal masalah ini sudah memicu ketersinggungan yang meluas dikalangan wartawan.

Selain FPII, Kecaman pun muncul dari beberapa wartawan di Morotai, bahwa oknum DPRD tersebut akan dipolisikan, jika tidak memberi klasifikasi terkait perkataan yang tidak etis terhadap karya pemberitaan wartawan.

Meski, Rahabean sempat dikonfirmasi wartawan untuk dimintai penjelasan terkait komentar, namum Rahabean hanya mengatakan itu pertanyaan bukan pernyataan.

Bahkan saat ditanya awak media, apa maksud atau dasar anda mengatakan rilis media itu harus berdasarkan fakta dan data, Rahabean hanya menjawab cari sendiri.

Diketahui, komentar oknum DPRD terpilih dengan mengatakan (Wkwkwkwk rilis media itu berdasarkan fakta dan data atau hanya sebatas cari doi lewat berita berita yang narasumbernya tidak terkonfirmasi?)

Pemilik akun tersebut adalah salah satu anggota DPRD terpilih, atas nama (Rahabean Sumahi).

Rahabean Sumahi memberi komentar pada salah satu akun Facebook atas nama (Xavier) yang memposting berita tentang kantor Desa Cendana, pada hari Rabu 22 Mei 2024 kemarin.

Berita dengan judul (Tak Berpengaruh, Kantor Desa Cendana Morotai Seperti Rumah Tua), diposting oleh pemilik akun Xaiver, kemudian ditanggapi salah satu akun facebook atas nama (Ikard Ikard) lalu ditanggapi oleh salah satu akun atas nama (Rahabean Sumahi ) yang diduga milik salah satu anggot DPRD terpilih.(ode)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.