TERNATE–Universitas Khairun (Unkhair) ditunjuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek-RI) sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) pelaksanaan tes substansi berbasis Computer Based Test (CBT) dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggulan Garuda 2026.
Seleksi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Kamis (16/4/2026).
Penunjukan Unkhair sebagai lokasi ujian merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan SMA Unggulan Garuda yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair, Dr. Hasan Hamid, M. Si, mengatakan Unkhair dipercaya langsung oleh Kemdiktisaintek RI sebagai salah satu lokasi pelaksanaan seleksi CBT.
“Seleksi ini digelar serentak secara nasional. Unkhair mendapat kuota tiga peserta yang mengikuti ujian hari ini, dan seluruhnya berasal dari SMP di Maluku Utara,” ujarnya.
Tiga siswa tersebut mengikuti ujian di Laboratorium Komputer UPA TIK Gedung IT Center Taliabu, Unkhair, Ternate.
Pantauan di lokasi, pelaksanaan ujian diawali dengan simulasi pada pukul 09.15 WIT, kemudian dilanjutkan dengan tes utama mulai pukul 09.30 WIT hingga sekitar pukul 11.00 WIT.
Dr. Hasan menjelaskan, setelah tahap CBT, para peserta akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya berupa wawancara oleh panitia PPDB.
Wakil Rektor menambahkan, Unkhair hanya berperan sebagai penyelenggara teknis ujian, sementara seluruh proses seleksi hingga penentuan kelulusan menjadi kewenangan penuh PPDB.
“Prinsip pelaksanaannya hampir sama dengan UTBK yang sudah biasa kami selenggarakan, sehingga tidak ada kendala berarti dalam menyiapkan fasilitas maupun sistem ujian,” jelasnya.
Dr. Hasan, berharap keikutsertaan tiga siswa tersebut menjadi awal yang baik bagi Maluku Utara, untuk bersaing di tingkat nasional dalam program SMA Unggulan Garuda yang bertujuan mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang sains dan teknologi.
Adapun tiga peserta yang mengikuti seleksi ini yakni Gerald Vicenzo Simange dari SMP Rahai Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Cristy HJ. Boimau dari SMP Kristen Idamgamlamo, Kabupaten Halmahera Barat, serta Junaldi dari SMP Negeri 1 Kota Ternate.*






















