Usman-Bassam Bakal Gandeng KPK RI Soal Hutang Pemda Halsel

  • Whatsapp

LABUHA HR— Belum genap sebulan pimpin Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Bupati dan wakil Bupati Halsel dibuat sakit otak atas warisan hutang Pemda terdahulu yang ditaksir capai Rp 300 Milyar. Sadisnya selama memimpin Usman-Bassam harus menyelesaikan hutang yang dicicil pertahun ke pihak kedua Rp 40 Milyar. Pasalnya, pnjaman ke PT SMI Rp 150 Milyar, bangun pasar Saruma dan Mall Rp 60 Milyar, bangun jalan Halsel Rp 90 Milyar, pinjaman tersebut diberi deadline hingga 2023 dengan cicilan pertahun Rp 40 Milyar sehingga total hutang Pemda Halsel kisaran Rp 300 Milyar.

Untuk menelusuri kejanggalan hutang Pemda terdahulu tersebut, Bupati dan wakil Bupati Halsel Usman Bassam tak menutup kemungkinan akan menggandeng Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) RI, jika ada ditemukan kejanggalan pemakaian dalam pembangunan.

Bacaan Lainnya

Hal ini diutarakan Bupati Halsel Usman Sidik kepada wartawan di kantor DPRD Halsel Rabu (09/06). Jurnalis senior itu menegaskan saat ini pihaknya masih mendalami

“Untung belanja beli modal masih ada kalau tidak mati kita, katanya saat itu setelah masa jabatan selesai hutang pinjaman ke SMI selesai, namun saya masih dalami, penggunaan pinjaman juga akan kita audit, Sementara kita masih pakai tangan Inspektorat tapi, jika ada kejanggalan pembangunan yang nggak jelas kita akan gandeng KPK RI, misalnya Pembangunan pasar yang seharusnya masih pemeliharaan dan masih tanggung jawab rekanan namun yang diambil untuk perbaikan dari dana refokusing Rp 300 juta, kita tetap audit masa kita bayar hutang tidak audit, Aneh bin ajaib pinjaman yang seharusnya selesai hingga kini belum lunas, padahal pinjaman dari tahun 2011, ini yang akan kita audit pemakaiannya,”beber Obama sapaan akrabnya. (echa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.