Bekas Ruang Tunggu Bandara Kuabang Kao Di Renovasi Jadi Mes Berfasilitas Hotel

  • Whatsapp

TOBELO,HR—-Pemilik PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM) Hi. Robert Nitiyudo Wachjo membangun sedikitnya 50 dari 150 unit Mes Kuabang sebagai lokasi Transit dan Kekarantinaan yang di khusus kepada karyawan PT. NHM di Bandara Kuabang Kao.

Koordinator Tim Covid-19 Untuk Transit dan Karantina, PT. NHM, Septian Sam mengatakan pembangunan mes kuabang guna untuk lokasi transit Karyawan PT. NHM yang telah selesai turun cuti maupun sudah kembali dari cuti kerja. Hal ini dilakukan mengingat saat ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19. “Saat ini yang sudah stanbay 50 unit dan masih 100 unit lagi yang sementara dikerjakan, Mes Kuabang yang bertempat di dalam bandara Kuabang Kao. Mes ini peruntukannya sebagai tempat transit dan karantina karyawan PT. NHM, sebelum masuk di site Gosowong.”Ujar Septian saat meninjau lokasi Mes Kuabang Kao, Rabu (24/02/2021).

Septian San dan Saiful Bachri

Septian mengungkapkan, Mes Kuabang Kao tersebut sebelumnya adalah bekas Terminal tunggu bandara Kuabang Kao yang di renovasi kembali menjadi Mes Kuabang dengan fasilitas Hotel. Kemudian pemakaian gedung juga bukan dengan sistem pinjam pakai akan tetapi dengan ikatan kontrak perbulan ataupun pertahun. Sebab, keinginan Hi. Robert sendiri agar dana kontrak infrastruktur didalam bandara yang notabenenya adalah aset negara bisa masuk ke kas negara juga.” Kemauan pak Haji Robert agar bisa berkontribusi ke negara, “Ujarnya.

Selain itu, tambah Septian, ada juga hotel yang disiapkan untuk karyawan baru kembali dari cuti, yang berlokasi di kecamatan Tobelo, ” karyawan yang baru kembali wajib di swab tes, jika ada yang terindikasi positif, ada hotel khusus karantina di Kusu Kusu dan Katerine,” tandasnya.

Sementara itu, Saiful Bachri selaku Pengelola Mes Kuabang dari PT. Nebeda Nusantara Utama menyampaikan bahwa saat ini progres pekerjaannya sudah hampir rampung dan rencana peresmiannya pada Sabtu (27/02) bertepatan dengan pendaratan Batik Air di bandara Kuabang Kao dan langsung di operasikan. “Rencananya dibangun 150 Unit kamar, dan saat ini yang sudah siap pakai 50 Unit” katanya.

Menurutnya, Mes Kuabang juga bisa menyerap tenaga kerja di sekitar Bandara yang menjadi prioritas PT. NHM. Dan saat ini sudah 30 orang yang direkrut masuk sebagai karyawan Mes Kuabang. Jika dibutuhkan lagi maka akan direkrut lagi.” Untuk sementara kami rekrut karyawan di enam desa lingkar bandara, jika ada tambahan lagi maka kami rekrut dari luar lingkar bandara sesuai kebutuhan,” jelasnya (mn)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.