DPRD Nilai Perencanaan Pembangunan di Batang Dua Lemah

  • Whatsapp
Anggota Komisi III DPRD Ternate, Junaidi A Bachruddin

TERNATE,HR – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate menilai aspek perencanaan pembangunan jalan rabat beton, talud dan jembatan yang dikerjakan oleh CV Bintang Jaya Konstruksi di Kelurahan Mayau, Kecamatan Batang Dua lemah. Hal ini dikarenakan keterbatasan quarry material pasir, akhirnya kontraktor memilih satu lokasi untuk mengambil pasir di Pantai Bulu, Kelurahan Mayau.

“Kami lihat lemah di aspek perencanaanya, karena keterbatasan quarry material pasir, kontraktor tidak mau ribet, jadi memilih satu lokasi saja untuk mengambil material pasir di pantai,’’ aku Anggota Komisi III DPRD Ternate, Junaidi A Bachruddin, Senin (18/9/2023).

Menurutnya, dari sisi kualitas material pasti jauh dibawa standar, karena itu pasir pantai yang kadar garamnya tinggi, kemudian merusak ekosistem perairan pantai disitu.

“Kalau kapan dia pulih kita tidak tahu soal itu, tetapi ada beberapa studi yang bilang setahun baru bisa pulih sesuai dia pe kubikasi per dumtruck. Kase kali berapa dumtruck yang mereka ambil, yang pasti butuh waktu yang cukup panjang untuk memulikhan kondisi perairan,’’ tandasnya.
Komisi III kata dia, meminta Dinas PUPR Kota Ternate segera turun ke lokasi untuk mengkroscek dan memastikan kembali bahwa kontraktor yang bersangkutan ini menghentikan pengerukan material pasir di satu lokasi yang berlangsung. Kemudian mengambil material yang sebelumnya sudah disiapkan oleh masyarakat dan juga ada alternative lainnya yang itu mengambil material dari kali mati.

“Tidak ada pilihan quarry pasir yang tersedia di Batang Dua yang bisa digunakan oleh kontraktor itu,” ucapnya.

Tambahnya, pemilik lahan menyediakan lokasinya untuk digunakan sebagai sumber material, bahkan sebelumnya warga juga sudah punya persiapan seperti biasanya setiap proyek di Batang Dua masyarakat lokal dilibatkan dan mengambil material dari sejunmlah warga yang sudah mengumpul itu, sehingga jangan fokus pada satu titik saja.

Sementara, Koordinator Lapangan Aksi Solidaritas Peduli Lingkungan Kecamatan Pulau Batang Dua Merlon Kuadang dalam surat yang dikirim ke DPRD mengatakan, proyek pembangunan jalan rabat beton, talud dan jembatan persediaan material adalah material lokaal seperti pasir dan batu berlokasi di Pante Bulu, Kelurahan Mayau. Model pekerjaan penambangan atau penimbunan pasir berskala besar Galian C oleh pihak pemenang tender CV Bintang Jaya Konstruksi kesannya tidak ramah lingkungan, karena berimplikasi pada kerusakan lingkungan dan ekosistem laut.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.