Ketua DPRD Dukung Bupati Halmahera Utara Roling Pejabat

  • Whatsapp

TOBELO, HR — Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Utara, Janlis Gihanua Kitong mendukung langkah Bupati Frans Manery yang akan kembali melakukan rombak jabatan kepala perangkat daerah dalam waktu dekat ini.

“Kami mendukung Bupati untuk reshuffle kabinet, karena itu, hak prerogatif bupati,” tegas Janlis Gihanua Kitong, Selasa (19/09/2023).

Politisi partai Demokrat ini mengharapkan kepada Bupati segera menyusun langkah yang tepat untuk mengisi beberapa jabatan yang kosong, supaya tidak ada lagi pelaksanaan tugas, dan semua dinas kepalanya sudah defenitif. “Kita mengharapkan agar bupati menempatkan pejabat tersebut agar betul-betul di bidangnya. Mudah-mudahan bisa mengimbangi apa yang diinginkan bupati, Intinya pejabat bisa menterjemahkan apa keinginan bupati dan wakil bupati,” ujarnya.

Pada dasarnya, Kata Janlis, roling pejabat ini merupakan evaluasi dari pimpinan terhadap bawahan yang  sudah tidak produktif lagi, “Wajar saja kalau tidak produktif lagi, istirahat dulu. Mengingat kita ingin memajukan daerah, sementara pendapatan asli daerah tidak pernah mencapai target, apa yang harus di pertahankan,” bebernya.

Janlis berharap dengan ketegasan itu bisa membuat semangat membangun Halmahera Utara dapat terwujud, sesuai dengan harapan dari rakyat Halmahera Utara.

Sebelumnya, diberitakan Bupati Halmahera Utara, Frans Manery dalam waktu dekat bakal melakukan Roling pejabat secara besar-besaran. Hal tersebut di sampaikan Irfan Jijiwana, SH, orang dekat bupati Frans Manery di kediaman bupati, Senin (18/09/2023).

” Jadi bupati akan roling atau mutasi besar-besaran terhadap pejabat yang dianggap sudah tidak layak lagi dipertahankan,” katanya.

Menurut Irfan yang biasa dipanggil Caca Hamja ini mengatakan langkah Bupati Halmahera Utara untuk melakukan roling pejabat mengganti pimpinan SKPD yang tak mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD). ” Kepala SKPD yang tidak mencapai target tidak perlu dipertahankan, karena keberadaan mereka hanya akan menghambat pembangunan daerah.” tandasnya.

Selain itu, Politisi partai Golkar ini menyebutkan bahwa bupati juga menyampaikan roling pejabat itu untuk penyegaran pimpinan SKPD, ” Memang kondisi keuangan daerah ini juga berpengaruh, sehingga bupati mengambil langkah untuk penyegaran pimpinan SKPD,” imbuhnya.

Caca enggan menyebutkan berapa banyak pimpinan SKPD yang bakal kena roling pejabat,” Yang pasti itu, roling pejabat besar-besaran, ada yang non job,” pungkasnya (man).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.