TOBELO, HR — Polsek Tobelo Selatan (Tobsel) bersama Forkopimca Tobelo Barat menggagas kegiatan Deklarasi Cinta Damai dalam rangka menggalang Solidaritas Antar Umat Beragama bertempat di Gedung Pertemuan Desa Kusuri Kecamatan Tobelo Barat Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (07/04/2026). Sebagai langkah komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban bersama masyarakat.
Deklarasi cinta damai ini dilakukan sebagai respon terhadap dinamika sehubungan dengan menyikapi dinamika sosial di masyarakat yang terjadi akhir – akhir ini, dimana masyarakat dengan mudah terprovokasi terhadap isue/Informasi yang mengarah pada Suku, Agama dan Ras (SARA), karena itu memerlukan sinergi lintas unsur masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Tobelo Barat, Herlianus L. Baly,S.H, Kapolsek Tobelo Selatan IPTU Deny Salaka, S.H. Kapolsubsektor Tobelo Barat AIPDA Arianto Deni, Danpos Tobelo Barat Sertu Ahmad Pinanda, Kanit Intel Polsek Tobelo Selatan AIPTU Melkias J. Maatoke,S.H, Para Kepala Desa Se-Kecamatan Tobelo Barat Para Ketua BPD Se-Kecamatan Tobelo Barat, Perwakilan Tokoh Agama, Perwakilan Tokoh Adat, Perwakilan Tokoh Pemuda, Perwakilan Tokoh Perempuan serta Personil Polsek Tobelo Selatan.
Dalam pernyataan deklarasi cinta damai diantaranya menciptakan suasana damai, menghargai perbedaan keyakinan dan menghindari konflik. Kemudian menangkal paham Radikal dan penyimpangan yang mengatasnamakan agama sebagai aksi nyata : Berperan aktif dalam menjaga stabilitas sosial terutama dalam momentum politik dan isu Lingkungan. serta menerapkan tiga tingkat kerukunan yakni internal umat beragama, antar umat beragama dan umat beragama dengan pemerintah dan POLRI.
Kapolsek Tobelo Selatan, IPTU Deny Salaka, SH mengatakan bahwa menyikapi situasi akhir – akhir ini di Provinsi Maluku Utara terjadi beberapa peristiwa dan khususnya di Kabupaten Halmahera Utara semua sudah dikendalikan oleh pihak Keamanan dengan melibatkan berbagai instansi dan stakeholder sert masyarakat.
” Secara umum wilayah hukum Polsek Tobelo Selatan masih relatif aman dan terkendali.” katanya.
Kapolsek mengungkapkan bahwa beberapa hari lalu tepatnya di hari Minggu, terdapat kepanikan warga yang ditimbulkan oleh informasi yang tidak benar dimana saat ini perkembangan media sosial sangat cepat sehingga informasi menyebar begitu cepat.
” Informasi tentang rencana penyerangan yang beredar di masyarakat kami tekankan tidak benar, dan pemberi informasi sudah dalam pengaruh minuman keras.” ujarnyaa.
Menurut mantan Kasi Humas Polres Halmahera Utara ini, dari berbagai persoalan yang terjadi diakibatkan karena mengkonsumsi minuman keras, untuk itu ia meminta semua pemangku kepentingan untuk turut membantu Polisi dalam memberantas minuman keras.
” Saya bersama jajaran Polsek Tobelo Selatan akan lebih giat melakukan razia miras aecara rutin dan apabila menemukan maka kami akan tindak.” tegasnya.
Selain itu, Kapolsek juga menegaskan akan melakukan proses hukum terhadap oknum masyarakat yang melakukan penyebaran informasi dengan tujuan memecah belah hubungan kerukunan umat beragama.
” Mari kita ciptakan hubungan toleransi umat beragama di kabupaten Halmahera Utara khususnya di wilayah hukum polsek Tobelo Selatan,”ajaknya
Sementara itu, Camat Tobelo Barat Herlianus L. Baly, S.H meminta dukungan dari semua perangkat Desa dan masyarakat di Kecamatan Tobelo Barat untuk sama – sama membangun dan menjaga wilayah masing – masing.
” Saya bertugas sebagai Camat Tobelo Barat belum genap 1 bulan, karena itu, saya mohon dukungan dari masyarakat untuk sama-sama menjaga wilayah kita ini, ” ujarnya.
Camat juga mengatakan beberapa waktu lalu ia bersama Kapolsek Tobelo Selatan turun ke Desa Kusuri ini menyikapi persoalan informasi/isu yang berkembang di masyarakat sampai sampai larut malam ” Kami lakukan itu untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat kami di Kecamatan Tobelo Barat ini, ” tandasnya.
Warga pun mengapresiasi pertemuan ini namun mereka meminta aparat tegas melakukan proses hukum terhadap oknum masyarakat yang melakukan penyebaran informasi dengan tujuan memecah belah hubungan kerukunan umat beragama sehingga membuat efek jera.
“Permasalahan yang terjadi semua bermuara dari minuman keras sehingga saya mengajak kepada para Kepala Desa dan pihak Keamanan dalam hal ini Polsek Tobelo Selatan agar menindak tegas masyarakat yang kedapatan mengkonsumsi minuman keras maupun yang menjual.” ujar salah satu warga, Ikram Ali.
Ia juga meminta kepada Kapolsek Tobelo Selatan bersama Personil agar kiranya melakukan Patroli Rutin setiap malam di masing – masing Desa karena banyaknya kejadian yang terjadi dipicu oleh kenakalan anak – anak remaja yang berkeliaran sehingga bisa mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas.
Selain itu, ia menyarankan agar di Kecamatan Tobelo Barat dibuat Forum Kerukunan Umat Beragama sehingga apabila terdapat permasalahan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu maka memudahkan dalam membangun komunikasi dan koordinasi serta pengambilan langkah konkrit (*)






















