TOBELO, HR — Kantor BRI Cabang Tobelo kabupaten Halmahera Utara memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan menggelar upacara bendera di halaman Kantor BRI Jalan Trans Halmahera, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kamis (1/10/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh karyawan BRI Cabang Tobelo. Bertindak sebagai inspektur upacara, Branch Office Head (BOH) BRI Tobelo, Niqi Ahmad Syauqi, memimpin langsung jalannya upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Niqi membacakan sambutan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Hery Gunardi, yang mengangkat tema Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Dalam sambutan tersebut, Hery menekankan bahwa cita-cita Indonesia untuk menjadi bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur hanya dapat diwujudkan melalui persatuan.
“Pancasila-lah yang membuat perbedaan itu menjadi kekuatan, bukan perpecahan,” demikian salah satu pesan dalam sambutan yang dibacakan Niqi.
Menurut Hery, nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam menjalankan pekerjaan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai bank yang dekat dengan masyarakat, BRI dinilai memiliki peran dalam menerjemahkan nilai-nilai tersebut melalui penguatan inklusi keuangan, pemberdayaan UMKM, penyediaan akses pembiayaan, serta penguatan ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.
Dalam sambutannya, Hery juga memaparkan sejumlah kontribusi BRI yang dinilai sejalan dengan pengamalan lima sila Pancasila.
Di antaranya pengelolaan dana masyarakat dengan menjunjung tinggi integritas, pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, hingga memperluas akses layanan keuangan melalui jaringan BRILink.
Selain itu, BRI terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui klaster usaha, Desa BRILiaN, Rumah BUMN, serta pendampingan bagi pelaku usaha dan pekerja migran.
Pada sektor pembiayaan, BRI juga menyebut penyaluran kredit kepada sektor UMKM mencapai Rp1.235,4 triliun atau 75,1 persen dari total kredit. Sementara sepanjang semester pertama tahun ini, lebih dari dua juta pelaku usaha menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Hery menegaskan, berbagai capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pedagang, petani hingga keluarga yang memperoleh akses pembiayaan dan layanan keuangan.
Dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa tantangan terhadap nilai-nilai Pancasila saat ini hadir dalam bentuk yang berbeda, seperti penyebaran kabar bohong, judi online, pinjaman ilegal, hingga praktik kecurangan.
Karena itu, menjaga nilai Pancasila dinilai dapat dilakukan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari, yakni bekerja secara jujur, saling menghormati, serta memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh nasabah.
“Setiap kredit yang kita salurkan, setiap layanan yang kita berikan, dan setiap nasabah yang kita bantu adalah bagian dari perjalanan bangsa ini,” demikian pesan Hery dalam sambutannya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan BRI tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan BRILiaN agar terus menjaga persatuan, bekerja dengan integritas, serta memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi kerakyatan.
Dengan semangat tersebut, BRI diharapkan terus menjalankan perannya dalam memperluas akses keuangan dan mendukung masyarakat, khususnya pelaku UMKM, menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur (*)






















