Gubernur Sherly Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Pembangunan di HUT Ke-27 Malut

  • Whatsapp

SOFIFI,HR— Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-27 Provinsi Maluku Utara di Pelataran Masjid Raya Shafful Khairaat, Senin (12/10/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, selaku Inspektur Upacara dengan mengusung tema besar “Tumbuhnya Harus Terasa”.

Rangkaian peringatan bersejarah ini diawali dengan pembacaan sejarah singkat pembentukan Provinsi Maluku Utara dan prosesi pembawaan Pataka Lambang Daerah Maluku Utara.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-Maluku Utara, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh pemekaran, unsur TNI/Polri, ASN, Polisi Kehutanan, perwakilan pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat luas.

Dalam pidato Sekapur Sirih usai upacara, Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bersinergi mendukung roda pemerintahan dan percepatan pembangunan di Maluku Utara:

Apresiasi khusus ditujukan kepada Sekretaris Daerah Malut yang konsisten memimpin birokrasi ASN selama 1,8 tahun, serta Ketua dan Anggota DPRD Malut sebagai mitra strategis dalam pengawalan anggaran APBD untuk kemaslahatan masyarakat;

Bank Indonesia Perwakilan Malut atas penyiapan stan UMKM, edukasi transaksi digital QRIS, serta pembinaan perajin kain tenun khas Ternate dan Tidore yang dikenakan pada momentum HUT ini;

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas komitmen penguatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat;

BPJS Ketenagakerjaan atas perlindungan hak-hak ketenagakerjaan bagi para pekerja dan pegawai;

Bank BRI, BNI, dan BTN atas alokasi bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 1.000 paket Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan bantuan mesin tempel 15–20 PK bagi nelayan (BRI), pembangunan 38 unit rumah warga di Kecamatan Sidangoli Dehe (BNI), serta 30 unit rumah di Domato (BTN); serta

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Telkomsel atas keandalan jaringan komunikasi selama rangkaian acara, dukungan fasilitas dari IWIP, Harita, dan PLN, serta kinerja optimal 15 OPD yang membuka layanan publik langsung bagi masyarakat di Alun-Alun Sofifi.

Gubernur Sherly Tjoanda juga memaparkan berbagai lompatan kinerja serta program prioritas daerah yang difokuskan pada kesejahteraan masyarakat, di antaranya:

1. Lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD): PAD Maluku Utara tahun ini berhasil menembus angka Rp1,6 triliun, naik dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan keringanan pemotongan tunggakan pajak kendaraan sebesar 10% yang berlaku hingga 31 Desember 2026.

2. Penyelesaian Dana Bagi Hasil (DBH): Pada APBD Perubahan tahun ini, dianggarkan sekitar Rp300 miliar untuk penyelesaian utang berjalan dan sebelumnya. Selain itu, dialokasikan Rp250 miliar pada tahun 2027 untuk melunasi DBH seluruh (10) kabupaten/kota.

3. Pendidikan & Kebudayaan: Pemprov Malut melakukan pembebasan uang komite untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB, perluasan program beasiswa perguruan tinggi, serta revitalisasi sarana sekolah dengan alokasi Rp92 miliar (2025) dan Rp51 miliar (2026). Dilaksanakan pula FGD oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk penyusunan Peraturan Gubernur/Perda Pakaian Adat Kabupaten/Kota serta pengembangan Batik Khas Maluku Utara.

4. Jangkauan Layanan Kesehatan: Kerja sama penuh dengan 10 kabupaten/kota dilakukan sehingga masyarakat Maluku Utara berhak mendapatkan jaminan layanan kesehatan RSUD berbasis BPJS di seluruh Indonesia. Pembukaan layanan operasi jantung dilakukan di Ternate dan Halmahera Utara. Pada tahun 2027, RSUD Sofifi ditargetkan siap melayani radiologi, kemoterapi, dan menyediakan rumah singgah pasien. Selain itu, anggaran sebesar Rp51 miliar dari Kemenkes dialokasikan untuk modernisasi puskesmas secara berkala.

5. Program Perumahan Rakyat: Melalui Dinas Perkim, direalisasikan 700 unit (2025), 1.200 unit (2026), dan target 1.500 unit (2027). Sementara itu, melalui Program Bantuan Kementerian PKP, realisasi mencapai 600 unit (2025) dan melonjak menjadi 4.642 unit rumah terverifikasi dari total kuota 5.300 unit pada tahun 2026 berkat pengawalan dan kolaborasi wakil rakyat DPR/DPD asal Malut.

6. Infrastruktur & Pertanian: Dinas Pertanian menyelesaikan pembukaan 150 km jalan tani (2025–2026) dan menganggarkan 200 km pada tahun 2027, didukung penyaluran bantuan 15.000 bibit kelapa dari Kementerian Pertanian. Dilakukan pula pembangunan jalan daerah sepanjang 150 km (sebagian besar konstruksi lapen) dari total target 550 km prasarana jalan, serta alokasi 150 km jalan secara merata di 10 kabupaten/kota pada tahun 2027. Sinergi kemitraan dengan TNI mencakup penuntasan pembangunan 30 unit jembatan Tahap I yang kini berlanjut ke Tahap II (30 jembatan), bersandingan dengan program RTLH.

7. Pemberdayaan Ekonomi Perempuan: Penyediaan akses modal kerja sebesar Rp4 juta untuk kelompok usaha perempuan dengan proses pengurusan cepat (1 minggu) serta skema angsuran yang ringan (Rp100 ribu–Rp180 ribu/minggu).

Mengakhiri arahannya, Gubernur Sherly Tjoanda mengibaratkan Provinsi Maluku Utara sebagai sebuah rumah bersama yang harus dijaga dan dibangun dengan semangat gotong royong.

“Pendidikan dan karakter adalah fondasinya, kesehatan adalah atapnya, dan pekerjaan adalah tiangnya. Bagaimana ke depan 1,4 juta penduduk Maluku Utara mampu berdiri di atas kaki sendiri dan benar-benar sejahtera di tanah yang kaya ini. Jika ada kritik, sampaikanlah secara bijak, berbasis data, dan menyodorkan solusi. Berbeda pendapat dalam satu rumah adalah hal yang wajar, sebab di sinilah tempat kita tumbuh dan menitipkan masa depan anak cucu kita,” ujarnya.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-27 Provinsi Maluku Utara. Semoga Tumbuhnya Harus Terasa,” pungkasnya.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *