Nama Al Qassam Masuk Diskusi Hangat Pilkada 2030

  • Whatsapp

LABUHA,HR– Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi, Pilkada (Pemilu Daerah) 2029 tidak lagi digabung serentak dengan Pemilu Nasional, melainkan dipisah dengan jeda waktu 2 hingga 2,5 tahun setelahnya.

Oleh karena itu, pemungutan suara Pilkada untuk memilih Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dijadwalkan berlangsung sekitar tahun 2031 atau 2032, sementara Pemilu Nasional (Presiden dan DPR/DPD) tetap pada tahun 2029.

Meski jeda waktu kisaran 5 tahun lagi, sejumlah politikus khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan sudah membahasnya. Diberbagai warung – warung kopi. Dari sejumlah nama yang dibahas, muncul nama Izzuddin Al Qassam Kasuba, digadang bakal maju bertarung di Pilkada 2030.

Saat dijumpai di aula kantor Bupati Halsel, Sabtu (1/8/2026), Qassam sapaan akrabnya itu hanya menjawab datar.” masih jauh,”uacapnya, sembari berlalu dari hadapan awak media.

Al Qassam adalah politikus Indonesia. Ia tergabung dalam Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pada pemilihan umum legislatif Indonesia 2024, ia maju pada daerah pemilihan Maluku Utara, meraih 32.424 suara
Praktis ia menembus senayan sebagai legislator muda. Namanya mencuat sebagai representasi generasi baru dalam peta politik Maluku Utara.

Selain Al Qassam, nama Rusdi Sumadayo, Helmi U Muchsin, Umaid Minabari dan Rusihan Jafar juga digadang bakal maju pada pilkada 2030. Sementara Hasan Ali Basam Kasuba diinfokan akan menuju Senayan dengan partai yang sama. (echa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *