TERNATE,HR – Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi melepas 46 kafilah yang akan mengikuti MTQ XXXI Tingkat Nasional di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Acara pelepasan kafilah Provinsi Maluku Utara tersebut berlangsung di Asrama Haji Transit Ternate, Rabu (9/9).
Wakil Gubernur Sarbin Sehe saat memberikan arahan menyampaikan agar para kafilah yang mengikuti MTQ tingkat nasional di Semarang senantiasa memiliki motivasi dalam membaca Al-Qur’an.
Menurutnya, motivasi membaca Al-Qur’an adalah hal yang paling utama, yang kemudian dilanjutkan dengan memahami serta berperilaku berdasarkan Al-Qur’an.
Ia juga mengingatkan bahwa sebagai sebuah kompetisi, tentu ada yang menang dan kalah. Oleh karena itu, para koordinator dan pembimbing diharapkan terus melatih para peserta dengan baik.
Begitu pula para hafiz, hafizah, qari, dan qariah agar senantiasa giat berlatih serta berkonsultasi dengan para pembimbing.
“Saya berharap (para kafilah) terus menjaga kekompakan dan menjaga nama baik Maluku Utara,” ucapnya.
Ia menambahkan, selama mengikuti perlombaan, para kafilah diharapkan tetap menjaga ketaatan dan ketekunan demi mengharumkan nama Maluku Utara di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua LPTQ Provinsi Malut Samsuddin A. Kadir dalam laporannya menyampaikan bahwa pada pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Nasional di Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Maluku Utara memberangkatkan kafilah sebanyak 46 orang yang terdiri atas 23 putra dan 23 putri.
Dari 8 cabang yang diperlombakan pada MTQ tahun ini, Provinsi Maluku Utara akan mengikuti 7 cabang lomba yang diikuti oleh 46 peserta yang telah terdaftar secara daring melalui e-MTQ.
Ketujuh cabang perlombaan tersebut meliputi cabang Tilawatil Qur’an berjumlah 4 laki-laki dan 4 perempuan, cabang Qira’at Sab’ah sebanyak 3 laki-laki dan 3 perempuan, cabang Hafalan Al-Qur’an sebanyak 5 laki-laki dan 3 perempuan, untuk hafalan 20 dan 30 juz tidak ada peserta perempuan. Cabang Fahmil Qur’an, 1 tim putra berjumlah 3 orang dan 1 tim putri 3 orang. Cabang Syarhil Qur’an: 1 tim putra berjumlah 3 orang dan 1 tim putri juga 3 orang dengan jumlah 6 peserta.
Kemudian, cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an, 5 jenis lomba yang diikuti oleh 5 peserta laki-laki dan 5 peserta perempuan . Serta cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, 2 peserta (1 laki-laki dan 1 perempuan). (***)






















