BP2RD Ternate Bidik Lonjakan PAD Melalui Sensus PBB dan Pembaruan ZNT

  • Whatsapp
Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim

TERNATE,HR– Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui serangkaian program strategis pada tahun mendatang.

Langkah ini disampaikan Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim usai penyelesaian agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Komisi II DPRD Kota Ternate, Senin (27/7/2026) di kantor DPRD Ternate.

Dalam rapat kemitraan tersebut, BP2RD memaparkan bahwa seluruh agenda, program, dan kegiatan tahun 2027 diproyeksikan berfokus pada optimalisasi pendapatan daerah. Salah satu program prioritas yang akan dijalankan pada tahun depan adalah pelaksanaan Sensus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kata Mochtar, sensus ini ditujukan untuk mendukung pembaruan Zona Nilai Tanah (ZNT) di wilayah Ternate, yang diketahui telah lebih dari satu dekade (10 tahun) tidak mengalami penyesuaian klasifikasi.

Melalui sensus tersebut, BP2RD akan menyusun pemetaan dan klasifikasi wilayah yang lebih akurat, memisahkan antara kawasan permukiman dengan kawasan zona ekonomi dan bisnis.

Lanjutnya, langkah pembaruan ZNT ini dinilai mendesak mengingat potensi besar dari sektor perpajakan daerah. Berdasarkan data per enam bulan berjalan, yakni BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan): Telah mencapai 100% dari target Rp6 miliar, dengan realisasi menembus Rp7 miliar. PBB (Pajak Bumi dan Bangunan): Menembus Rp7,8 miliar atau mendekati 100% dari target tahunan sebesar Rp8 miliar.

Melihat tren positif katanya, pendapatan dalam semester pertama ini, BP2RD optimistis dapat menaikkan target penerimaan pajak secara signifikan pada tahun-tahun mendatang setelah data sensus dan ZNT terbaru diterapkan.

“Dengan adanya data dan nilai ZNT terbaru, penetapan target ke depan bisa ditingkatkan secara optimal. Target PBB yang saat ini Rp8 miliar berpotensi kita naikkan hingga Rp16 miliar. Sementara BPHTB dari Rp6 miliar bisa kita dorong menjadi Rp12 miliar,” ungkap pihak BP2RD.

Ia berharap dukungan penuh dari Komisi II DPRD Kota Ternate diharapkan dapat memperkuat langkah BP2RD dalam mengejar target-target strategis tersebut demi menggenjot pembangunan dan kemandirian finansial daerah.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *