TERNATE, HR — Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman resmi membuka opening ceremony Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII di Benteng Oranje, Ternate, Rabu (26/8/2026). Perhelatan nasional yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 ini dirangkaikan dengan aksi solidaritas dan simpati mendalam bagi daerah yang sedang dilanda bencana.
Dalam sambutannya, Tauhid Soleman menyampaikan keprihatinan atas musibah bencana alam di Nusa Tenggara Timur serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Musibah tersebut menyebabkan sejumlah delegasi membatalkan kehadiran demi fokus menanggulangi bencana di daerah masing-masing.
“JKPI bukan hanya tentang sejarah dan kebudayaan, tetapi juga persaudaraan, kepedulian, dan solidaritas antardaerah,” ujar Tauhid.
Ia menyambut hangat para utusan kota pusaka di tanah Jazirah Al Mulk. Ternate, bersama Tidore, Bacan, dan Jailolo, dinilai memiliki rekam jejak sejarah penting sebagai titik nol geopolitik serta poros perdagangan rempah dunia. Lewat tema Rakernas XII, peserta diajak memperkuat tata kelola pemerintahan yang inklusif berbasis kearifan lokal untuk menjawab tantangan modern.
Penetapan Benteng Oranje sebagai pusat kegiatan menjadi simbol keberhasilan revitalisasi cagar budaya di Ternate. Sejak 2021, cagar budaya yang direvitalisasi bertahap sejak 2012 ini telah difungsikan sebagai Creative Hub yang menautkan komunitas, ide, dan ruang kreatif bagi pelaku UMKM.
Rangkaian acara diawali dengan pelbagai kegiatan pra-Rakernas, diantaranya festival gastronomi, menampilkan kekayaan kuliner berbasis bahan lokal. Kemudian, diskusi literasi rempah, menghadirkan budayawan dan jurnalis senior Taufik Rahzen. Dan aksi komunitas kreatif, pelibatan aktif pemuda dan pelaku seni lokal Ternate.
Meski digelar di tengah keterbatasan ruang fiskal kata Tauhid, penyelenggaraan agenda skala nasional ini diharapkan mampu menstimulasi perputaran ekonomi daerah serta mendongkrak sektor pariwisata Kota Ternate.
Pembukaan Rakernas XII turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, Sekda Ternate Rizal Marsaoly, Ketua TP PKK Kota Ternate, Ketua DWP Ternate, perwakilan Kedutaan Besar Belanda, Direktur Eksekutif JKPI, jajaran instansi vertikal, serta jajaran tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.(nty)






















