TERNATE,HR— Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly membuka Turnamen Pemuda Cup I Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, pada Minggu (31/5/2026) sore. Ajang sepak bola yang digagas oleh pemuda setempat ini dipusatkan di Lapangan Sulamadaha.
Rizal dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada ketua dan seluruh jajaran panitia pelaksana atas kerja keras mereka hingga turnamen perdana ini dapat terselenggara dengan baik. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada seluruh klub yang antusias berpartisipasi.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada ketua panitia dan seluruh panitia yang telah memberikan yang terbaik sehingga turnamen ini bisa berjalan dan resmi dibuka pada sore hari ini,” ujar Rizal.
Rizal menekankan turnamen sepak bola bukan sekadar ajang berburu gelar juara, melainkan wadah penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengasah kualitas pesepak bola muda di daerah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pemain dan oficial tim untuk mengutamakan fair play.
“Mari kita junjung sportivitas sehingga pertandingan ini bisa berjalan dengan baik sampai partai final nanti,” tegasnya.
Menariknya, turnamen ini juga diramaikan oleh sejumlah pemain yang pernah memperkuat klub profesional serta penggawa Malut United. Rizal mengaku bangga dan menilai kehadiran para pemain berpengalaman ini akan mendongkrak kualitas kompetisi sekaligus menjadi motivator bagi talenta muda lokal.
Menanggapi aspirasi warga terkait infrastruktur olahraga, Sekda Ternate membawa kabar baik. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memasukkan program pembangunan dan pembenahan Stadion Sulamadaha ke dalam rencana pengembangan fasilitas olahraga Kota Ternate. Selama ini, stadion tersebut memang dikenal sangat aktif digunakan oleh berbagai klub untuk berlatih.
“Bangunan stadion ini sudah masuk dalam rencana pembangunan. Insya Allah pemerintah kota siap memberikan perhatian,” ungkap Rizal.
Rizal juga menyuarakan harapannya terhadap kebangkitan sepak bola Ternate, khususnya klub legendaris Persiter Ternate. Ia berharap Persiter dapat menyusul kesuksesan Malut United di kancah nasional.
“Kalau sekarang ada Malut United, ke depan kita berharap Persiter Ternate juga bisa bangkit. Ini menjadi tantangan bersama untuk membangun sepak bola Kota Ternate agar semakin maju dan kompetitif,” tambahnya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Rizal berpesan kepada seluruh wasit dan perangkat pertandingan untuk memimpin laga secara profesional, jujur, dan adil demi kelancaran turnamen hingga laga puncak.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pemuda Cup I Sulamadaha, Rifaldi Drakel, memaparkan bahwa turnamen tahun ini diikuti oleh total 43 tim dari berbagai wilayah di Maluku Utara. Selain tim tuan rumah Kota Ternate, kompetisi ini juga menarik kepesertaan dari luar daerah.
“Total peserta 43 tim dan tim luar daerah dari Jailolo, Halmahera Barat dan Kayoa, Halmahera Selatan,” ucapnya.
Rifaldi menjelaskan ada misi berbeda pada penyelenggaraan tahun ini. Jika tahun-tahun sebelumnya keuntungan kegiatan difokuskan untuk pembangunan rumah ibadah (masjid dan musala), maka tahun ini panitia dan masyarakat sepakat mengalokasikan hasil turnamen untuk pembenahan Lapangan Sulamadaha.
Hal ini didasari atas status lapangan yang kerap menjadi jujukan latihan klub-klub besar nasional, namun minim fasilitas penunjang.
“Lapangan ini sering digunakan tim-tim besar untuk latihan, seperti Dewa United, Persijap Jepara, Malut United, hingga Persiter Ternate. Tetapi sampai sekarang fasilitas seperti toilet dan listrik belum tersedia. Karena itu kami ingin hasil turnamen ini digunakan untuk mendukung pengembangan lapangan,” jelas Rifaldi.
Pihak panitia berharap, gerakan swadaya ini dapat memicu dukungan sinergis dari pemerintah dan masyarakat luas agar Lapangan Sulamadaha segera menjelma menjadi fasilitas olahraga yang representatif bagi pembinaan usia dini di Kota Ternate.(***)























