Dampak Asap Karhutla, Sekolah di Kota Ternate Diliburkan Tiga Hari

  • Whatsapp

TERNATE,HR— Pemerintah Kota Ternate resmi meliburkan seluruh aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah selama tiga hari berdasarkan pemberitahuan Nomor: 420/4158/2026, terhitung mulai Selasa (13/10/2026) hingga Kamis (15/10/2026). Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan anak-anak dari penurunan kualitas udara akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penghentian sementara KBM tatap muka tersebut melalui arahan Wali Kota Ternate menyusul buruknya kondisi udara di wilayah Kota Ternate dalam dua hari terakhir. Pemburukan kualitas udara ini dipengaruhi oleh sebaran asap sisa karhutla dari daerah sekitarnya, seperti kawasan Halmahera.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali mengatakan, langkah cepat ini penting dilakukan untuk mencegah risiko gangguan kesehatan pada peserta didik, mulai dari tingkat PAUD, SD, hingga SMP.

Meskipun KBM tatap muka diliburkan dan siswa belajar dari rumah katanya, seluruh guru dan tenaga kependidikan tetap berkewajiban menjalankan tugas kedinasan seperti biasa di sekolah.

Hal senada juga dikatakan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly. Katanya, mempertimbangkan kondisi kualitas udara di Kota Ternate yang memburuk alam dua hari terakhir, yang dipengaruhi oleh sebaran asap dari kebakaran hutan di Ternate dan wilayah sekitarnya.

“Kebijakan meliburkan sekolah ini berlaku untuk seluruh Kota Ternate. Kami menghimbau kepada orang tua agar memastikan anak – anak tetap beraktivitas di dalam rumah dan tidak bermain diluar rumah hingga kondisi kualitas udara membaik,” tegas Sekda, Senin (12/10/2026).(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *