Gelar “Bacarita Persiter”, Ternate Bersatu Bangkitkan Laskar Kieraha

  • Whatsapp

TERNATE,HR – Pemerintah Kota Ternate, jajaran pengurus, legenda Persiter, pemilik klub, hingga Asprov PSSI Maluku Utara menggelar “Bacarita Persiter” untuk membahas langkah strategis membangkitkan kembali klub kebanggaan warga Ternate, Persiter Ternate.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate selaku Ex-Officio Presiden Persiter tersebut menghasilkan sejumlah poin penting terkait arah kebijakan, legalitas, hingga kesiapan infrastruktur tim ke depan.

Sekertaris Umum Persiter, Rizal Marsaoly mengatakan sebagai langkah awal profesionalisasi klub, manajemen Persiter Ternate saat ini tengah merampungkan pembentukan badan hukum berupa Perseroan Terbatas (PT). Proses penyusunan legalitas tersebut kini telah mencapai 90 persen.

Nantinya, Persiter Ternate akan berada di bawah naungan PT Malut Maju Sejahtera (MMS) yang juga bertindak sebagai penyokong dana (sponsor) utama. Seluruh pembiayaan klub akan ditanggung penuh oleh PT MMS, mengingat regulasi saat ini melarang penggunaan alokasi anggaran APBD untuk klub sepak bola profesional.

Berdasarkan pembagian divisi, PT MMS akan menaungi beberapa kompetisi yakni, Liga 1: Difokuskan pada Malut United / Zhafirah United di Jawa Tengah. Dan Liga 4, menjadi panggung awal bagi Persiter Ternate untuk kembali merintis jalur kompetisi nasional.

Lanjutnya, manajemen menargetkan Persiter dapat tampil maksimal di Liga 4 dan secara bertahap naik kasta ke Liga 3, Liga 2, hingga kembali ke kasta tertinggi Liga 1 Indonesia. Untuk mempersiapkan hal tersebut, tahapan seleksi pemain dan pembentukan struktur kepengurusan baru akan mulai digelar pada bulan depan.

Terkait infrastruktur katanya, Stadion Gelora Kieraha dipastikan resmi menjadi homebase bagi Persiter Ternate. Pihak manajemen akan melakukan revisi klausul Perjanjian Kerja Sama (PKS) agar pemanfaatan fasilitas stadion dapat disesuaikan dengan kebutuhan Persiter.

Segala operasional dan pemeliharaan fasilitas stadion mulai dari perawatan rumput, genset, hingga fasilitas pendingin ruangan tetap difasilitasi oleh PT MMS. Pihak pemelihara stadion bahkan telah diinstruksikan untuk segera melakukan perapian fasilitas guna menyambut persiapan tim.

Selain fokus pada skuad utama Persiter, kolaborasi ini juga berjalan sejajar dengan program pembinaan usia muda yang menargetkan penjaringan 200 anak usia 7 hingga 9 tahun.

Guna menggairahkan atmosfer sepak bola lokal katanya, Asprov PSSI juga diminta untuk mempersiapkan gelaran turnamen atau kompetisi bertajuk Piala Wali Kota Cup, yang direncanakan berputar pada akhir tahun ini atau awal tahun 2027 mendatang.

Dengan bersatunya seluruh elemen mulai dari pemerintah daerah, pihak swasta, hingga para legenda sepak bola lokal Persiter Ternate optimistis dapat mengembalikan kejayaan sepak bola Moloku Kieraha di pentas nasional.

Sementara, Wakil Ketua Umum Persiter, Aldhy menambahkan tentunya sesuai hasil rapat tadi, Persiter akan mulai bergerak dengan strata Liga 4.

“Liga 4 ini akan dimulai di awal tahun 2027, dan di bulan September-Oktober Persiter sudah akan melakukan seleksi pemain sekaligus melengkapi legalitas klub untuk mendaftar pada saat pelaksanaan Liga,” katanya.

Ia juga berterima kasih bahwa Gelora Kieraha telah dikembalikan statusnya sebagai kandang Persiter Ternate yang juga anggota Asprov PSSI Maluku Utara. Ke depan, untuk memanfaatkan aset Gelora, Asprov PSSI akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ternate selaku pemilik aset, setidaknya bisa menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bertaraf regional maupun kegiatan nasional.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *