MOROTAI,HR – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam, Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq bersama SMP IT ICBB 29 ABBASHID Morodadi Morotai berkolaborasi dengan Polres Pulau Morotai, Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Morotai, serta sejumlah tenaga kesehatan menggelar kegiatan sosial berupa khitanan massal, donor darah, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.
Ketua panitia, Muhammad Taufik, saat diwawancarai di sela-sela kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi lintas lembaga dalam pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq dan SMP IT ICBB 29 ABBASHID Morodadi Morotai bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Morotai, khususnya bidang Pengendalian Penyakit, serta Polres Pulau Morotai dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam,” ujarnya.
Ia mengatakan, kegiatan khitanan massal sengaja dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan lainnya karena peserta yang datang turut didampingi keluarga masing-masing.
“Karena biasanya anak-anak yang mengikuti khitan datang bersama keluarganya, maka kami rangkaikan juga dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendukung program Asta Cita Presiden, termasuk donor darah,” katanya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dari kegiatan donor darah yang berlangsung, panitia berhasil mengumpulkan sebanyak 22 kantong darah.
Muhammad Taufik menjelaskan, terdapat empat kegiatan utama yang dilaksanakan dalam kegiatan sosial tersebut, yakni khitanan massal, donor darah, cek kesehatan gratis, dan pemeriksaan golongan darah.
Kegiatan tersebut turut melibatkan banyak pihak, mulai dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Morotai, Polres Pulau Morotai, Rumah Sakit Umum Daerah Ir. Soekarno, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), hingga personel Yonif TP 822.
“Pihak pondok pesantren juga turut terlibat aktif dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, petugas kesehatan dari Puskesmas Daruba, Dewi, menjelaskan bahwa pihaknya secara khusus menangani layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam kegiatan tersebut.
“Di sini sekarang dari Puskesmas Daruba ada pemeriksaan kesehatan gratis, kemudian dari rumah sakit ada donor darah, dan juga sunatan massal gratis,” ujar Dewi saat diwawancarai Radarmalut.
Ia mengatakan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan Puskesmas Daruba merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dijalankan secara nasional.
“Untuk pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan program dari negara, khususnya salah satu program Presiden. Jadi kami ditugaskan ke sini untuk melakukan cek kesehatan gratis kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Dewi, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan gula darah, tekanan darah, dan penimbangan berat badan.
“Pemeriksaannya meliputi cek gula darah, tensi darah, dan timbang berat badan,” jelasnya.
Ia menambahkan, layanan tersebut terbuka untuk semua kalangan usia dan dapat diikuti masyarakat secara umum.
“Semua kalangan usia boleh ikut pemeriksaan,” ungkapnya.
Dewi juga menjelaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hanya dapat diikuti satu kali dalam setahun oleh setiap masyarakat dan telah berjalan sejak Januari 2026.
“Untuk CKG sendiri itu satu tahun satu kali untuk setiap orang. Program ini sudah berjalan sejak Januari sampai sekarang,” tambahnya.
Selain kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan, Muhammad Taufik turut memperkenalkan keberadaan Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq yang terintegrasi dengan SMP IT ICBB 29 ABBASHID Morodadi Morotai.
Ia mengatakan, sekolah tersebut hadir sebagai alternatif pendidikan bagi masyarakat Morotai yang selama ini harus menyekolahkan anak ke luar daerah dengan biaya besar.
“Di SMP IT ICBB 29 ABBASHID Morodadi Morotai tidak ada biaya pendaftaran maupun uang pembangunan. Yang dibebankan hanya biaya makan bulanan. Harapannya, ini dapat membantu masyarakat dalam membangun generasi yang berakhlak dan berpendidikan,” jelasnya.
Saat ini, kata dia, jenjang pendidikan yang tersedia masih tingkat SMP. Namun, pihak yayasan telah merencanakan pembukaan jenjang pendidikan tingkat atas pada tahun depan.
Dalam momentum menyambut 1 Muharam tersebut, panitia sebenarnya juga berencana menggelar Wisuda Akbar Tahfiz Al-Qur’an. Namun, karena keterbatasan waktu, kegiatan itu dijadwalkan ulang pada tahun depan.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut secara berkesinambungan,” ungkapnya.
Kegiatan sendiri mulai dipersiapkan sejak pukul 08.00 WIT sesuai jadwal pada flyer. Namun, pembukaan baru dilakukan sekitar pukul 10.00 WIT sambil menunggu kehadiran peserta dan Kapolres Pulau Morotai.(ode)
Kolaborasi Gelar Pelayanan Kesehatan dan Khinatan Masal Gratis’ Sambut Tahun Baru Islam






















