TERNATE,HR— Pimpinan DPRD Kota Ternate, Amin Subuh menyampaikan klarifikasi resmi terkait insiden ketegangan yang mewarnai aksi demonstrasi Dewan Perjuangan Rakyat Moti (DPRM). Amin menegaskan bahwa tindakannya di lokasi kejadian murni merupakan bentuk pertahanan diri karena merasa keselamatan fisiknya terancam.
Amin menjelaskan keberadaannya di tengah kerumunan massa didasari iktikad baik untuk memberikan penjelasan langsung terkait persoalan Moti.
Ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan pihak sekretariat guna meluruskan simpang siur informasi yang beredar di media massa.
“Saya ingin sekali menjelaskan, karena di media banyak sekali berita yang tidak sesuai. Saya pikir massa aksi ingin mendengarkan penjelasan langsung dari saya,” ungkap Amin, Rabu (30/9/2026).
Namun, suasana kondusif berubah menjadi tegang ketika salah satu oknum peserta aksi bergerak mendekatinya dengan isyarat tangan yang mencurigakan. Merasa terancam, Amin secara refleks berupaya melindungi dirinya.
“Ada salah satu massa aksi menuju ke saya dengan gerakan tangan seperti ingin melakukan sesuatu. Makanya saya membela diri dengan menepisnya, tetapi dia merespons berlebihan hingga terjadi insiden. Sebagai manusia, saya merasa keselamatan fisik terancam sehingga bereaksi,” jelasnya.
Kericuhan berhasil diredam dengan cepat setelah aparat kepolisian yang bertugas mengamankan aksi segera turun tangan memisahkan kedua pihak, sehingga bentrokan susulan dapat dihindari.
Atas kejadian tersebut, Amin mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap mengedepankan etika dan ketertiban saat menyampaikan aspirasi di muka umum.
Sementara mengenai poin-poin tuntutan yang diajukan oleh DPRM, Amin memastikan seluruh berkas telah diterima oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate untuk diproses sesuai prosedur dan mekanisme hukum yang berlaku.
“Terkait tuntutan, sudah diterima dan disikapi oleh BK. Kita serahkan dan percayakan sepenuhnya kepada BK untuk menjelaskan lebih lanjut secara objektif, agar tidak timbul tuduhan pembelaan diri dari saya,” tutupnya.(nty)






















