TERNATE,HR – Pemerintah Kota Ternate melalui Panitia Seleksi (Pansel) resmi membuka lelang jabatan secara terbuka untuk 12 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II yang saat ini tengah kosong. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen Wali Kota Ternate untuk memastikan tidak ada lagi kekosongan pejabat di lingkungan pemerintahan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate, Samin Marsaoly mengatakan, kekosongan jabatan yang terlalu lama dinilai dapat memengaruhi penilaian norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) dalam sistem tata kelola kepegawaian. Terlebih lagi, Kota Ternate saat ini menjadi daerah percontohan untuk pelaksanaan merit system dan pengelolaan kepegawaian.
Kata dia, selain adanya kekosongan, lelang jabatan ini juga dilakukan karena sejumlah pejabat JPTP akan memasuki usia pensiun pada tahun ini.
Adapun 12 jabatan yang dibuka dalam lelang ini meliputi:
1. Kepala Dinas Perikanan
2. Kepala Dinas Koperasi dan UKM
3. Kepala Dinas Pendidikan
4. Kepala Dinas Perhubungan
5. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
6. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran
7. Kepala Dinas Lingkungan Hidup
8. Kepala Dinas Keuangan
9. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
10. Asisten Pemerintahan (Asisten I)
11. Staf Ahli (akan pensiun pada bulan Agustus)
12. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (akan pensiun pada bulan Desember)
Kata Samin, untuk jabatan Staf Ahli dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, proses lelang tetap dilakukan lebih awal guna menentukan pemenang.
“Proses pelantikan nantinya akan disesuaikan dan menunggu hingga pejabat yang bersangkutan resmi memasuki masa pensiun. Hal ini dilakukan agar posisi tersebut tidak sempat kosong dalam jangka waktu yang lama,” cetusnya.
Tak hanya itu, guna menjaga profesionalisme dan transparansi, mekanisme lelang jabatan kali ini akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk penilaian kompetensi. Pelaksanaan tes CAT ini akan bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado dan dipusatkan di UPT BKN Regional XI di Kelurahan Jati.
Setelah tahapan CAT, para peserta akan mengikuti rangkaian seleksi lanjutan yang meliputi penulisan makalah, wawancara, serta penelusuran rekam jejak (track record) yang dilakukan oleh Tim Pansel.
Tim Pansel sendiri terdiri dari 5 orang, dengan komposisi 3 orang dari unsur eksternal/luar dan 2 orang dari unsur internal pemerintah.(nty)






















