Pemkot Ternate Resmi Terima 1.555 Mahasiswa KKN Unkhair dan UGM, Fokus Isu Lingkungan Jadi Prioritas

  • Whatsapp

TERNATE,HR – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate secara resmi menyambut kehadiran ribuan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Prosesi penerimaan tersebut berlangsung dalam apel bersama yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, di halaman Kantor Wali Kota, Senin (22/6/2026).

Tahun ini, sebanyak 1.555 mahasiswa diterjunkan untuk mengabdi di Kota Ternate, yang terdiri dari 1.528 mahasiswa Unkhair dan 27 mahasiswa KKN-PPM UGM.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tauhid Soleman menyampaikan apresiasi tinggi kepada kedua universitas yang kembali menjadikan Kota Ternate sebagai lokus pengabdian masyarakat. Ia menekankan bahwa sinergi ini sangat krusial dalam membantu pemerintah daerah menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan, terutama di tingkat kelurahan.

Salah satu isu utama yang ditekankan Wali Kota adalah tantangan pengelolaan sampah di Kota Ternate. Berdasarkan data pemerintah, produksi sampah harian di kota ini mencapai 100 hingga 105 ton.

“Sekitar 95 persen telah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, sisanya sebesar 5 persen masih ada yang terbuang ke barangka (kali mati) dan lokasi lainnya,” ungkap Tauhid.

Wali Kota berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi katalisator dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah yang lebih baik. Ia menilai kolaborasi antara mahasiswa Unkhair dan UGM merupakan upaya masif yang akan sangat membantu kebijakan penanganan sampah di tingkat akar rumput.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unkhair, Prof. Dr. Sundari, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini dibagi ke dalam tiga skema strategis untuk memastikan dampak nyata di masyarakat:

KKN-PPM UGM (27 Mahasiswa): Berfokus pada program pemberdayaan masyarakat umum.

KKN Literasi Unkhair (390 Mahasiswa): Bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional dan disebar di 39 titik kelurahan yang memiliki taman baca atau perpustakaan desa.

KKN Reguler Unkhair: Fokus pada pengelolaan sampah dalam rangka kampus berdampak, literasi cerdas, serta pengembangan ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Prof. Sundari berharap program ini mampu membawa perubahan positif di sektor ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Kota Ternate.

Sebagai penutup, Wali Kota Ternate menginstruksikan kepada seluruh Camat dan Lurah di Kota Ternate agar aktif memfasilitasi serta mendampingi para mahasiswa selama menjalankan program kerja di lapangan guna memastikan kolaborasi ini berjalan optimal dan memberikan hasil maksimal bagi warga.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *