Pengacara Minta Polres Segera Tetapkan Tersangka, Ini Jawab Kasat Reskrim Polres Morotai

  • Whatsapp

MOROTAI,HR-Veynrich T.E Merek, S.H Pengacara SPG alias Siti mendesak Polres Morotai segera menetapkan tersangka terhadap terlapor dugaan tindak pidana Nikah Tanpa Izin.

Veynrich T.E Merek, S.H. Pengacara jaringan Perkumpulan Advokat dan Pengacara Nusantara (PERADAN) meminta kepada Polres Pulau Morotai untuk segera menetapkan IR sebagai tersangka karena diduga melakukan tindak pidana Nikah Tanpa Izin sebagaimana Pasal 279 KUHP.

Selain itu, dalam UU No 16 Tahun 2019 perubahan atas UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang intinya menjelaskan bahwa seorang suami yang ingin beristeri lebih dari seorang, harus mendapat restu atau izin dari isteri pertama dan wajib mengajukan permohonan ke pengadilan setempat.

“Setelah perkara ini naik status dan diterbitnya Surat Perintah Penyidikan pada tanggal 9 Januari 2024 lalu, itu artinya penyidik telah menemukan bukti permulaan. Kemudian saat ini proses penyidikan yang bertujuan untuk membuat terang perkara ini, dinilai telah selesai, karena pelapor, para saksi dan terlapor telah dilakukan pemeriksaan melalui Unit PPA Polres Pulau Morotai,” tegas VeynrichT.EMerek, (Selasa, 25/1/2024).

Ia pun menilai perkara ini sudah cukup lama membeku di meja penyidik, karena sejak Laporan Polisi dan diterbitnya Surat Perintah Penyelidikan pada tanggal 15 September 2023 lalu namun hingga kini nampak tagnan.

Sebenarnya lanjut Endik sapaan pria jebolan Hukum Unsrat Manado ini, sejumlah Pihak Keluarga Korban Nikah Tanpa Izin sudah berkeinginan mendatangi Polres Morotai guna melakukan audensi dengan Reskrim Polres, mempertanyakan perkara dimaksud, hanya saja ia meminta pihak keluarga korban untuk menghormati penyidik Polres yang menangani perkara ini.

Untuk itu ia berharap, penyidik dapat bertindak cepat dan profesionalisme menangani perkara ini, supaya tidak dinilai perkara ini jalan di tempat.

Sementara Kasat Reskrim Polres Morotai, Iptu Ismail Salim di saat dikonfirmasi, Selasa (30/1/2024) malam terkait gelar perkara penetapan tersangka kasus nikah tanpa izin, dirinya belum bisa memberikan kepastian waktunya, tetapi berjanji akan bekerja secara profesional.

“Iya pak, yang pasti belum gelar penetapan tersangka, nanti setelah gelar baru kita lihat kesimpulannya, apakah sudah layak ditetapkan atau belum,” ungkapnya.

Namun iptu Ismail, ketika ditanya kapan penetapan tersangka? dirinya memastikan dalam waktu dekat sudah gelar, dan hasilnya seperti apa akan disampaikan.”Dalam waktu dekat ini pak, nanti setelah gelar apapun kesimpulannya nanti kita infokan ke korban/pelapor melalui SP2HP,” tegasnya.(jk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.