Perluas Layanan Air Bersih di Dataran Tinggi, Wali Kota Ternate Resmikan SPAM Moya

  • Whatsapp

TERNATE, HR — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate resmi membuka pelayanan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Perumda Ake Gaale di RT 09, Kelurahan Moya, Rabu (12/8/2026). Peresmian ini menjadi langkah konkrit pemerintah daerah dalam menjamin pemenuhan hak dasar air bersih bagi warga yang bermukim di wilayah dataran tinggi.

Dalam acara tersebut, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menyampaikan apresiasi mendalam atas aksi mulia Abdullah A.S. Partei beserta keluarga yang secara sukarela menghibahkan tanahnya kepada pemerintah demi pembangunan fasilitas air bersih masyarakat.

Tauhid menegaskan, di era modern saat ini, makna kemerdekaan tidak lagi sekadar terbebas dari penjajahan atau kemiskinan, melainkan juga mencakup kemerdekaan masyarakat dalam mengakses kebutuhan dasar seperti air bersih. Mengingat Kelurahan Moya berada di kawasan dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 350 meter di atas permukaan laut (mdpl), distribusi air selama ini menjadi tantangan geografis yang cukup berat.

Katanya, saat ini, populasi Kota Ternate telah mencapai 314.000 jiwa. Berdasarkan data Perumda Ake Gaale, layanan air bersih baru menjangkau sekitar 36.000 pelanggan atau setara dengan 150.000 jiwa, sehingga masih terdapat puluhan ribu warga yang belum terlayani secara optimal.

Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, Pemkot Ternate terus mendorong ekspansi jaringan. Selain memperkuat wilayah perkotaan, rencana perluasan pasokan air bersih juga difokuskan ke kawasan luar kota seperti Kelurahan Kastela dan Jambula, hingga wilayah kepulauan mencakup Pulau Hiri, Pulau Batang Dua, dan Pulau Moti.

Di sisi lain, Wali Kota mengingatkan pentingnya penataan ruang di kawasan kaki Gunung Gamalama. Pengendalian perambahan pemukiman di area penyangga air sangat krusial agar keberlanjutan pasokan air bersih bagi generasi mendatang tetap terjaga.

Sementara, Direktur Utama Perumda Ake Gaale, Firman Mudaffar Sjah, menyatakan komitmen pihak perusahaan untuk meratakan akses air bersih, khususnya di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Setelah Kelurahan Moya, Perumda Ake Gaale menetapkan beberapa wilayah prioritas berikutnya untuk pengembangan jaringan, antara lain Maliaro, Tabona dan Tubo.

Menurutnya, kehadiran SPAM Moya disambut sukacita oleh warga setempat. Sebagian warga yang telah bermukim lebih dari 20 tahun di kawasan tersebut sebelumnya hanya menggantungkan kebutuhan air pada air hujan dan pasokan alami dari gunung yang debitnya makin menurun.

Setelah melalui tahap uji coba jaringan kata dia, air dipastikan telah mengalir lancar ke pemukiman. Hingga saat ini, sebanyak 78 pelanggan baru di RT 9 Kelurahan Moya telah resmi terdaftar, dan pengembangan jaringan pipa selanjutnya akan diteruskan hingga menjangkau kawasan menuju Taman Love.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *