Siapkan Lahan di Tiga Pulau Terluar, Pemkot Ternate Siap Ajukan Usulan Budidaya Perikanan ke KKP

  • Whatsapp

TERNATE,HR — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate siap menangkap peluang program pengembangan budidaya perikanan yang diusung pemerintah pusat. Langkah ini diambil usai menghadiri pertemuan bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Wamendagri, Gubernur, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Malut, Kajati serta seluruh kepala daerah

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman mengatakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyampaikan kriteria program budidaya perikanan yang membutuhkan lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi. Menanggapi hal itu, Pemkot Ternate berencana mendorong pemanfaatan lahan di wilayah kelurahan yang berada di luar Pulau Ternate induk.

“Untuk Ternate, kita berupaya mendorong (program ini) terutama di kelurahan-kelurahan yang berada di luar Pulau Ternate atau kecamatan tersendiri, seperti Kecamatan Pulau Moti, Pulau Hiri, maupun Pulau Batang Dua. Kalau untuk lahan seluas 1.000 meter persegi, saya kira bisa kita siapkan,” ujar Wali Kota, Rabu (5/8/2026).

Atas arahan Menko Pangan, usulan penyediaan lahan tersebut akan segera disampaikan secara resmi ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Program budidaya ini rencananya ditunjang dengan alokasi anggaran berkisar antara Rp1,2 miliar hingga Rp1,5 miliar.

Katanya, guna memenuhi persyaratan lahan 1.000 meter persegi (100 m×100 m), Pemkot Ternate akan melakukan inventarisasi lahan terlebih dahulu. Jika lahan milik pemerintah tidak mencukupi, Pemkot membuka skema kerja sama dengan pihak lain, seperti pondok pesantren atau lembaga pendidikan/sekolah setempat.

Meski wilayah perkotaan umumnya tidak masuk dalam kategori program Kementerian Desa, Kota Ternate tetap berpeluang mendapatkan alokasi program karena masuk dalam cakupan tematik perikanan.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *