Tembus Pasar Nasional, UMKM Maluku Utara Unjuk Kualitas di Karya Kreatif Indonesia 2026

  • Whatsapp

TERNATE, HR – Bank Indonesia (BI) resmi membuka perhelatan tahunan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Ajang yang berlangsung selama empat hari, 20–23 Agustus 2026, ini menjadi wadah sinergi strategis lintas sektor guna mempercepat pemulihan serta daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) nasional.

Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, KKI 2026 diwarnai semangat keberdayaan kolektif “Beudaya Meusare-Sare” asal Aceh. Semangat ini diusung sebagai dorongan khusus bagi kebangkitan ekonomi para pelaku UMKM di kawasan Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam.

Pembukaan KKI 2026 dilakukan secara resmi oleh Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming. Sejumlah jajaran menteri kabinet dan pimpinan lembaga keuangan turut hadir, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi.

“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci: Bangkit dari dampak pemulihan dan bencana, Tangguh dalam struktur usaha serta pembiayaan berkelanjutan, dan Berdaya Saing lewat inovasi produk serta perluasan pasar ekspor,” tegas Destry Damayanti dalam sambutannya.

Destry menambahkan bahwa sektor UMKM memegang peran vital sebagai tulang punggung ekonomi nasional dengan populasi mencapai 64 juta pelaku usaha, menyerap 97% tenaga kerja, dan menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB Indonesia.

KKI 2026 mencatatkan lonjakan partisipasi dibandingkan tahun lalu. Sebanyak lebih dari 550 UMKM hadir secara luring di JCC, sementara lebih dari 1.300 UMKM berpartisipasi secara daring melalui platform karyakreatifindonesia.co.id.

Dukungan daerah turut memperkuat ajang ini. Salah satunya ditunjukkan oleh Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Maluku Utara yang memboyong produk unggulan lokal ke kancah nasional, seperti UMKM wastra Putadino Kayangan dan Rapidino, serta produk olahan kuliner Cokelat Sulamina, di samping 11 UMKM binaan lainnya yang tampil secara digital.

Selain pameran produk wastra, busana ready-to-wear, kriya, dan kuliner, KKI 2026 menghadirkan 44 Rangkaian Kegiatan pendukung. Agenda tersebut mencakup talkshow keuangan inklusif, business matching pembiayaan dan ekspor, peragaan busana, hingga promosi atraksi desa wisata guna mendorong perluasan akses pasar UMKM secara komprehensif.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *