TIDORE, HR – Wali Kota Tidore Cup Race I tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, yang berlangsung meriah di Sirkuit Selawaring, Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan.
Event balap motor tersebut diikuti puluhan pembalap dari berbagai daerah di Maluku Utara maupun luar daerah ini disaksikan langsung juga Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Rahmawati Muhammad Sinen, Forkopimda Kota Tidore Kepulauan, Sekretaris Daerah Kota Tidore Ismail Dukomalamo bersama Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan Nuraen Ismail Dukomalamo.
Mengawali sambutannya, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung perkembangan olahraga otomotif di Tidore Kepulauan.
“Event ini bukan hanya ajang kompetisi para pembalap, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas di bidang otomotif,” ujar Muhammad Sinen.
Muhammad Sinen menambahkan, kegiatan otomotif juga memiliki dampak besar bagi daerah karena mampu menggerakkan pelaku UMKM lokal serta mempromosikan Tidore Kepulauan sebagai destinasi sport tourism di Maluku Utara.
Tak lupa, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan selama mengikuti perlombaan.
“Kepada seluruh peserta race, saya berharap selalu menjaga keselamatan dan mengikuti seluruh aturan yang telah ditetapkan panitia maupun penyelenggara, kareena keselamatan adalah hal utama,” tegasnya.
Selain itu, Muhammad Sinen berharap Sirkuit Selawaring dapat menjadi perhatian serius pemerintah provinsi maupun pusat agar dipersiapkan sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada tahun 2027 mendatang.
“Sanggup atau tidak sanggup, tahun 2027 Sirkuit Selawaring harus menjadi perhatian serius kita semua. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan siap melaksanakan Kejurnas di Selawaring,” kata Muhammad Sinen
Sementara itu, Ketua IMI Provinsi Maluku Utara, Jackson de Beving mengapresiasi pelaksanaan Wali Kota Racing Cup 2026 sebagai wadah positif bagi generasi muda dan pecinta otomotif, karena event balap resmi seperti ini sangat penting untuk menekan aksi balap liar di jalan raya serta membangun budaya berlalu lintas yang aman.
“Event ini dibuat supaya teman-teman pecinta balap tidak lagi melakukan balapan di jalan raya, karena yang utama adalah bagaimana membangun budaya berlalu lintas yang positif dan aman,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan event tersebut direncanakan akan digelar secara berseri bersama Kabupaten Halmahera Selatan.
“Setelah event di Tidore ini, rencananya akan dilanjutkan di Halmahera Selatan, dengan seri berikutnya nanti kembali digelar di Kota Tidore Kepulauan,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua IMI Kota Tidore Kepulauan sekaligus Ketua Panitia, Abdul Gafur Maradjabessy, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Wali Kota Racing Cup 2026 merupakan hasil kerja sama antara IMI Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, KONI, serta dukungan sejumlah OPD dan sponsor.
“Kami juga mendapat dukungan penuh, baik moril maupun materil, dari Dinas Pemuda dan Olahraga, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, serta para sponsor yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” katanya.
Abdul Gafur juga menyampaikan terima kasih kepada IMI Provinsi Maluku Utara yang telah memberikan mandat dan kepercayaan kepadanya untuk memimpin IMI Kota Tidore Kepulauan secara aklamasi.
Tak hanya itu, Abdul Gafur menambahkan bahwa, event tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi balap motor, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet otomotif, peningkatan ekonomi masyarakat, serta promosi wisata daerah melalui keberadaan Sirkuit Selawaring.
Event Wali Kota Racing Cup 2026 diikuti peserta dari berbagai daerah, di antaranya Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan hingga sejumlah pembalap dari Pulau Jawa.
“Jumlah peserta sebanyak 56 dengan total starter mencapai 134 starter. Ini menunjukkan bahwa event balap motor di Tidore memiliki daya tarik dan potensi besar untuk terus dikembangkan,” ungkapnya.
Ia berharap Wali Kota Racing Cup dapat menjadi agenda resmi tahunan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sekaligus mendorong peningkatan sektor wisata dan UMKM masyarakat.
Selain itu, Abdul Gafur juga berharap adanya dukungan pemerintah untuk melengkapi fasilitas Sirkuit Selawaring agar lebih representatif dalam penyelenggaraan event otomotif berskala besar di masa mendatang.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun perkembangan olahraga otomotif di Kota Tidore Kepulauan,” tutupnya.(***)






















