SANANA,HR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula terus mendorong percepatan transformasi digital. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemkab bekerja sama dengan Telkom Ternate menggelar Sosialisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada 29–30 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Diskominfo Kepulauan Sula, Pohea, Kecamatan Sanana Utara itu diikuti perwakilan dari 8 instansi terkait di lingkup Pemda. Peserta hadir secara luring dan daring.
Kepala Diskominfo Kepulauan Sula, Basiludin Labesi, menegaskan SPBE adalah kunci tata kelola pemerintahan modern.
“SPBE adalah roh transformasi. Ini pilar penting yang menentukan 3 penilaian pusat: IPPD, Evaluasi Reformasi Birokrasi, dan Insentif Fiskal,” tegasnya, Rabu (29/7/26).
Menurutnya, sukses atau tidaknya SPBE bukan hanya tanggung jawab Diskominfo. Seluruh OPD wajib terintegrasi.
“Kalau satu OPD gagal integrasi, indeks SPBE turun, nilai IPPD rusak, predikat RB jatuh, dan insentif fiskal batal. Padahal itu dana penting untuk pembangunan masyarakat,” ujarnya.
Basiludin berharap lewat sosialisasi ini, seluruh OPD punya persepsi sama dan membangun arsitektur aplikasi yang terintegrasi. Tujuannya menciptakan birokrasi yang lincah, akuntabel, dan berbasis digital.
Di tempat yang sama, Head Of Witel Telkom Ternate, Ilham Mudin, mengapresiasi komitmen Pemkab Kepulauan Sula.
“Transformasi digital butuh sinergi antar-OPD. Sebagai mitra, Telkom siap mendukung lewat layanan konektivitas internet dan produk digital, serta pendampingan agar transformasi ini berjalan,” ungkapnya.
Ia berharap sosialisasi ini bisa meningkatkan pemahaman peserta, sehingga lahir budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (T2)






















