Percepat Penyusunan RDTR, Wali Kota Ternate Hadiri Rakor Region II di Makassar

  • Whatsapp

TERNATE,HR — Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan penataan ruang daerah yang terintegrasi dan berwawasan lingkungan. Komitmen tersebut ditunjukkan lewat kehadiran Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dalam Rapat Koordinasi dan Kemitraan Bersama Percepatan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Region II (Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan berskala nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini mempertemukan jajaran kementerian dengan para kepala daerah di wilayah timur Indonesia. Agenda tersebut bertujuan untuk menyelaraskan langkah serta mempercepat penyelesaian regulasi RDTR kawasan.

Rakor yang dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Dr. Ir. Suyus Windayana, tersebut dirangkai dengan penandatanganan pakta integritas oleh para kepala daerah Region II. Penandatanganan ini dinilai krusial untuk mendorong iklim investasi yang sehat dan memberikan kepastian hukum pemanfaatan ruang.

Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, menyambut positif dan mengapresiasi forum strategis ini. Ia menegaskan bahwa percepatan penyusunan RDTR menjadi fondasi penting bagi kemajuan Ternate ke depan.

“Keberadaan RDTR yang terintegrasi dengan sistem perizinan berusaha secara elektronik (Online Single Submission/OSS) bukan sekadar dokumen administratif. Ini adalah kunci utama untuk memberikan kepastian hukum bagi investor, mencegah konflik pemanfaatan ruang, serta memastikan pembangunan di Kota Ternate berjalan berkelanjutan,” tegas Tauhid di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, Pemkot Ternate akan bergerak cepat menindaklanjuti hasil koordinasi ini dengan mematangkan penyusunan materi teknis serta Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang tata ruang.

Dengan hadirnya RDTR berbasis digital, Pemkot Ternate berharap alur birokrasi perizinan dapat dipangkas, daya tarik investasi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat Ternate terwujud secara inklusif.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *