TERNATE,HR — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2027 bersama Komisi III DPRD. Rapat tersebut membahas laporan serta pembahasan program dan kegiatan Dispora untuk tahun anggaran 2027.
Kadispora Kota Ternate, Sutopo Abdullah melaporkan usulan pagu indikatif Dispora pada tahun 2027 sebesar Rp8,9 miliar. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan pagu anggaran tahun 2026 yang mencapai Rp11,8 miliar.
Kendati dihadapkan pada keterbatasan fiskal daerah, Sutopo berkomitmen untuk tetap menyusun skala prioritas program agar anggaran yang ada dapat menunjang pembangunan sektor kepemudaan dan keolahragaan secara optimal.
Guna meningkatkan kualitas pembinaan keolahragaan, Dispora mengusulkan adanya penambahan anggaran di tahun 2027. Usulan tersebut mencakup honorarium pelatih, pengalokasian anggaran untuk pelatih di 9 cabang olahraga (cabor) yang sebelumnya belum terakomodasi pada anggaran 2026. Dan kejuaraan daerah (Kejurda), lenyelenggaraan ajang kejuaraan daerah seperti Piala Wali Kota.
Sutopo menegaskan peningkatan anggaran keolahragaan sangat beralasan. Pasalnya, tolok ukur kinerja dinas diukur dari keberhasilan prestasi, di mana pada tahun 2026 Dispora sukses memboyong gelar juara umum Popda dan Porprov.
“Kalau diukur kinerja keolahragaan, kita berada pada posisi puncak karena output-nya jelas, yaitu juara umum. Oleh karena itu, kami berharap ada atensi dan dukungan agar program kegiatan keolahragaan bisa ditingkatkan,” ujar Sutopo, Rabu (22/7/2026) di Gedung DPRD Ternate.
Terkait detail Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) secara keseluruhan, Dispora akan melakukan penghitungan ulang secara totalitas dan menyerahkan laporan tertulisnya kepada pimpinan serta anggota Komisi III DPRD. Pihak dinas memaklumi kondisi keterbatasan anggaran daerah dan berjanji akan memprioritaskan anggaran yang ada demi kepentingan kepemudaan dan olahraga di Ternate.(nty)






















