Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 17 Korban Terdampak Erupsi Gunung Dukono

  • Whatsapp

TOBELO , HR – Tim gabungan pencarian dan pertolongan yang terdiri dari unsur Basarnas, Kepolisian, TNI, BPBD serta warga setempat, akhirnya berhasil mengevakuasi 17 orang yang terjebak dan menjadi korban saat Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, pada Jumat (08/05/2026).

Tersisa tiga orang yang belum berhasil di evakuasi terdiri dari dua orang warga asing dan satu orang warga lokal akibat medan terjal serta masih tingginya bahaya lontaran batuan dan semburan abu vulkanik.

Proses penyelamatan di pantau langsung oleh Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlicshon Pasaribu, bersama Dandim 1508/Tobelo, Letkol Inf Alex Donal Maritua Lumban Gaol,S.E,M.M.

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlicshon Pasaribu, menyampaikan bahwa total 20 orang pendaki gunung Dukono yang mengalami musibah, di antaranya 17 orang dinyatakan selamat dan tiga orang lainnya belum ditemukan.

“ Dari 20 pendaki, 9 orang warga asing, dan 11 orang warga lokal, berhasil dievakuasi sebanyak 17 orang pendaki, Tim gabungan masih berupaya evakuasi 3 orang. Kondisi di lokasi sangat sulit dilalui, pandangan tertutup abu tebal dan bahaya jatuhan batu masih terus mengancam sepanjang proses evakuasi berlangsung,” ungkap Kapolres AKBP Erlicshon Pasaribu, Jumat (08/03/2026).

Para korban yang berhasil diselamatkan terdiri dari tujuh orang wisatawan asing asal Singapura, sepuluh warga negara Indonesia termasuk pemandu pendakian, serta empat warga setempat yang sedang beraktivitas di sekitar kawasan terlarang. Sebagian besar mengalami luka memar, luka robek akibat tergores batuan, serta gangguan pernapasan akibat terhirup debu vulkanik.

” Seluruh korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tobelo untuk mendapatkan perawatan medis secara menyeluruh.” katanya.

Kapolres menambahkan bahwa jalur pendakian dan kawasan dalam radius 4 kilometer dari puncak gunung tetap ditutup total hingga status Gunung Dukono diturunkan dari tingkat II atau “Waspada”.

” Dengan adanya kejadian ini kami akan mengadakan pengawasan ketat terhadap pos-pos yang akan dilewati pendaki selama status masih level II atau waspada,” tandasnya

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas Gunung Dukono masih terus dipantau ketat oleh petugas pengamat gunung api. Pihak berwenang kembali mengimbau seluruh warga maupun wisatawan untuk tetap waspada dan tidak mendekati kawasan yang dinyatakan berbahaya demi keselamatan bersama.

Berikut adalah daftar lengkap nama-nama korban yang selamat :

Warga Negara Asing

1. Toh Yu Ming Eugene – Laki-laki, 30 tahun – Asal Singapura

2. Ong Shilin Selene – Perempuan, 37 tahun – Asal Singapura

3. Phoebe Lim – Perempuan, 33 tahun – Asal Singapura

4. Loh Hui En Iris – Perempuan, 31 tahun – Asal Singapura

5. Tan Jia Yi Geraldine – Perempuan, 30 tahun – Asal Singapura

6. Lee Yi Xuan Venessa – Perempuan, 30 tahun – Asal Singapura

7. Lim Shan De – Laki-laki, 29 tahun – Asal Singapura

Warga Negara Indonesia

1. Bahtiar Badar – Laki-laki, 24 tahun – Warga Ternate

2. Yusril – Laki-laki, 23 tahun – Warga Ternate

3. Sahrul – Laki-laki, 26 tahun – Warga Desa Mamuya

4. Ahmad – Laki-laki, 22 tahun – Warga Desa Mamuya

5. Hairudin – Laki-laki, 26 tahun – Warga Desa Galela

6. Sudin Juanga – Laki-laki, 48 tahun – Pemandu pendakian asal Halmahera Utara

7. Fiki Nafila – Perempuan, 27 tahun – Warga Ternate

8. Riska Isbar – Perempuan, 29 tahun – Warga Tobelo

9. Arifin – Laki-laki, 35 tahun – Pemandu pendakian

10. Marni – Perempuan, 32 tahun – Warga Desa Bobaneheno

Korban Dalam Pencarian :

1. Heng Wen Qiang Timothy Laki Laki – 30 tahun Asal Singapura

2. Shahin muhrez Bin Abdul Hamid – Laki-Laki 27 tahun asal Singapura.

3. Enjel — Permpuan Warga asal Indonesia (*)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *