Percepat Penanganan TPA Buku Deru-Deru, Pemkot Ternate dan Perumda Ake Gaale Siapkan Titik Hidran Berdebit Tinggi

  • Whatsapp

TERNATE,HR — Guna mempercepat proses pengisian air dan memudahkan akses pemadaman di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Pemerintah Kota Ternate dan Perumda Ake Gaale membuka satu unit hidran baru. Lokasinya berada tidak jauh dari titik kebakaran di Takome, tepatnya di ujung jembatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan fasilitas tersebut langsung dimanfaatkan untuk menyuplai armada pemadam.

“Hari ini kurang lebih sudah dua mobil water cannon yang mengisi, dan debit airnya cukup kuat. Atas masa tanggap darurat ini, selama kurang lebih 14 hari ke depan kami akan ekstra melakukan pemadaman untuk mengurangi dampak asap bagi masyarakat di sekitar lokasi kebakaran,” ujar Rizal, Rabu (7/9/2026).

Ia menambahkan, Wali Kota Ternate telah menginstruksikan agar masa tanggap darurat ini dimaksimalkan sepenuhnya. Jika dalam kurun waktu 14 hari kebakaran belum sepenuhnya padam, masa tanggap darurat akan diperpanjang hingga seluruh proses penanganan tuntas.

Dalam penanganan di lapangan, Pemkot Ternate mendapat dukungan penuh dari unsur TNI dan Polri. Aparat gabungan turut mengerahkan armadanya untuk membantu petugas memadamkan api, melakukan evakuasi, hingga menarik selang air di lokasi kejadian.

Sementara, Direktur Utama Perumda Ake Gaale, Firman M Syah, menyatakan pihaknya turut mengerahkan bantuan untuk mempercepat penanganan kebakaran di TPA Buku Deru-Deru sesuai arahan Sekda Kota Ternate. Bantuan ini diwujudkan melalui penyediaan satu titik hidran untuk pengisian mobil water cannon, mobil pemadam kebakaran, serta beberapa mobil tangki.

Firman menjelaskan pemilihan lokasi hidran tersebut didasarkan pada pertimbangan teknis. Titik yang dipilih memiliki debit air yang tinggi sehingga dapat mempermudah dan mempercepat proses pengisian, berbeda dengan area tepat di depan TPA yang debit airnya dinilai terlalu rendah dan memakan waktu lama.

“Pelayanan penyediaan air ini akan terus dilanjutkan oleh pihak Perumda sampai dengan selesainya tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh Wali Kota. Selain itu, ke depannya sesuai dengan program jangka panjang PDAM, salah satu titik hidran juga akan dioperasikan secara permanen di lokasi ini,” ungkap Firman.

Pihak Perumda juga memastikan bahwa aktivitas penyediaan air darurat ini tidak akan mengganggu pelayanan distribusi air bersih kepada warga di Takome.(nty)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *